London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada Selasa (29/8), dengan indeks acuan FTSE-100 di London turun 0,87 persen atau 64,03 poin menjadi 7.337,43 poin.
Randgold Resources, perusahaan pertambangan emas, melonjak 4,56 persen, menjadikannya peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh Fresnillo dan Anglo American, yang masing-masing sahamnya meningkat 2,59 persen dan 1,05 persen.
Di sisi lain, ITV, perusahaan media Inggris, merupakan pemain dengan kinerja terburuk (top loser) dalam saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 4,91 persen.
Diikuti oleh saham Wm Morrison Supermarket, salah satu supermarket terbesar di Inggris, merosot 3,70 persen, serta Smurfit Kappa Group, pemimpin dunia dalam kemasan berbasis kertas, turun 2,94 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada Selasa (29/8), dengan indeks utama DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt jatuh 177,59 poin atau 1,46 persen menjadi 11.945,88 poin.
Perusahaan media massa Eropa ProSiebenSat.1 menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan harga sahamnya jatuh 14,12 persen.
Diikuti oleh operator perbankan dan jasa keuangan Jerman Commerzbank dan raksasa industri Thyssenkrupp, yang masing-masing turun 3,22 persen dan 2,76 persen.
Sementara itu, perusahaan perawatan pribadi Jerman Beiersdorf menjadi satu-satunya saham unggulan yang berhasil membukukan keuntungan, dengan kenaikan tipis 0,04 persen.
Perusahaan manufaktur dan elektronika Siemens merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi sebesar 315,12 juta euro (379,65 juta dolar AS).
Di Spanyol, bursa saham Spanyol ditutup lebih rendah pada Selasa (29/8), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid melemah 0,91 persen atau 93,3 poin menjadi 10.192,60 poin.
Sebanyak 26 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan mengalami penurunan harga.
Perusahaan media massa Mediaset jatuh 7,01 persen, diikuti oleh bank terbesar Spanyol, Banc Sabadell, dan perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal, yang masing-masing kehilangan 2,92 persen dan 2,30 persen.
Sementara itu, jaringan hotel Melia Hotels bertambah 1,28 persen, menjadi peraih keuntungan terbesar, diikuti oleh perusahaan real estat Inmobiliaria Colonial naik 0,92 persen dan peritel terkemuka di dunia Inditex menguat 0,67 persen.
Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada Selasa (29/8), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris melemah 0,94 persen atau 47,83 poin menjadi 5.031,92 poin.
Sebanyak 38 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan mengalami penurunan harga.
Perusahaan periklanan dan hubungan masyarakat multinasional Prancis Publicis Groupe mengalami kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan harga sahamnya jatuh 2,32 persen.
Diikuti oleh saham pemasok otomotif multinasional Prancis Valeo yang meroost 2,29 persen, dan saham perusahaan manufaktur baja multinasional yang berbasis di Luxembourg, Arcelormittal, turun 2,27 persen.
Di sisi lain, konglomerat media multinasional Prancis Vivendi memimpin kenaikan (top gainer) dari saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya menguat 0,35 persen.
Diikuti oleh saham konglomerat barang mewah multinasional Prancis, LVMH, naik 0,31 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.