London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih kuat pada Selasa (22/8), dengan indeks acuan FTSE-100 di London naik 0,86 persen atau 62,86 poin menjadi 7.381,74 poin.

Tesco, peritel kebutuhan pokok  dan peritel barang dagangan multinasional Inggris, melonjak 4,10 persen, peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham Shire dan Rio Tinto yang masing-masing meningkat masing-masing 3,10 persen dan 2,43 persen.

Di sisi lain Provident Financial, pemberi pinjaman sub-prime atau kredit pemilikan rumah Inggris, menderita kerugian terbesar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan sahamnya menukik 66,22 persen.

Diikuti oleh saham Admiral Group, perusahaan asuransi motor, turun 1,10 persen, sementara ITV, sebuah jaringan televisi Inggris, melemah 0,72 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih tinggi pada Selasa (22/8), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 163,35 poin atau 1,35 persen menjadi 12.229,34 poin.

Perusahaan kimia multinasional Jerman Linde memperoleh keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan sahamnya melompat 2,85 persen.

Berikutnya, saham perusahaan perawatan kesehatan Eropa Fresenius SE serta perusahaan kimia dan farmasi multinasional Jerman Bayer yangk masing-masing naik 2,83 persen dan 2,33 persen.

Sementara itu, raksasa industri Jerman Thyssenkrupp mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya merosot 0,23 persen.

Diikuti oleh saham penyedia jasa perbankan dan keuangan Commerzbank yang turun sebesar 0,13 persen.

Pembuat otomotif Daimler merupakan saham yang paling banyak diperdagangkan sepanjang hari, dengan nilai transaksi mencapai 240,99 juta euro (283,66 juta dolar AS).

Di Spanyol,  Saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada Selasa (22/8), dengan indeks acuan IBEX-35 bangkit kembali setelah beberapa hari mengalami kerugian setelah serangan teror Barcelona 17 Agustus.

Nilai saham di Spanyol meningkat sebesar 0,48 persen, pulih kembali ke atas level 10.400 poin, karena kinerjanya dibantu oleh kepercayaan yang ditunjukkan bank-bank di Spanyol.

Acerino, yang sahamnya naik 2,39 persen dan Indra meningkat 2,13 persen, merupakan pemenang terbesar hari itu, sementara Tecnicas Reunidas, yang nilai sahamnya turun 1,15 persen dan Arbertis merosot  0,45 persen, mengalami kerugian terbesar.

Premi risiko ditutup pada 105,1 poin, sementara suku bunga obligasi 10 tahun Spanyol mengakhiri sesi di 1,45 persen.

Di Prancis, Saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada Selasa (22/8), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,87 persen atau 44,27 poin menjadi 5.131,86 poin.

Sebanyak 38 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan berhasil membukukan kenaikan.

Kelompok konsultan multinasional Capgemini naik 2,44 persen, menjadikannya peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham kelompok komunikasi multinasional Prancis Vivendi yang bertambah 1,87 persen, dan perusahaan ban internasional Prancis Michelin meningkat 1,71 persen.

Di sisi lain, kelompok keuangan Prancis Soiete Generale melemah 0,36 persen, merupakan penderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham produsen minuman sulingan Prancis Pernod Ricard yang kehilangan 0,34 persen. (*)


Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026