London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada Rabu (9/8), dengan indeks acuan FTSE-100 di Londom turun 0,59 persen atau 44,67 poin menjadi 7.498,06 poin.
Fresnillo, perusahaan pertambangan logam mulia berbasis di Meksiko, melonjak 4,89 persen, menjadikannya sebagai peraih keuntungan terbesar (top gainer) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti oleh saham Randgold Resources dan Worldpay Group yang masing-masing meningkat sebesar 2,79 persen dan 1,28 persen.
Sementara itu, G4S, perusahaan jasa keamanan multinasional Inggris, menjadi pemain dengan kinerja terburuk (top loser) dalam saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya terperosok 7,47 persen.
Berikutnya, saham Standard Chartered, perusahaan jasa perbankan dan keuangan multinasional Inggris, jatuh 2,60 persen, dan Prudential, kelompok jasa keuangan internasional, turun 2,33 persen.
Di Jerman, saham-saham Jerman berakhir lebih rendah pada Rabu (9/8), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt jatuh 138,05 poin atau 1,12 persen menjadi 12.154,00 poin.
Penyedia jasa perbankan dan keuangan Jerman Commerzbank mengalami kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan harga sahamnya jatuh 3,55 persen.
Diikuti oleh saham Deutsche Bank serta produsen perlengkapan dan peralatan olahraga Jerman Adidas, yang masing-masing turun 3,00 persen dan 2,52 persen.
Di sisi lain, kelompok energi E.ON berhasil membukukan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya melonjak 2,97 persen.
Diikuti oleh saham RWE dan asosiasi perumahan Vonovia yang masing-masing naik 1,16 persen dan 0,35 persen.
Deutsche Bank merupakan saham yang paling diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 303,99 juta euro (356,61 juta dolar AS).
Di Prancis, Saham-saham Prancis ditutup lebih rendah pada Rabu (9/8), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris turun 1,40 persen menjadi 5.145,70 poin.
Perekonomian Prancis diperkirakan akan tumbuh sebesar 0,5 persen pada kuartal ketiga, menurut perkiraan pertama oleh bank sentral. Perkiraan tersebut didasarkan pada perbaikan iklim usaha pada Juli di sektor industri.
Ahold Delhaize jatuh 3,02 persen menjadi 17,17 euro meski menerbitkan hasil kuartalan yang kuat, sementara Sanofi kehilangan 1,63 persen menjadi 80,84 euro.
Pada perdagangan sehari sebelumnya, saham-saham Prancis naik tipis 0,21 persen menjadi ditutup pada 5.218,89 poin.
Di Spanyol, indikator utama bursa saham Spanyol IBEX-35 mengalami kerugian pada Rabu (9/8), hanya 25 jam setelah indeks itu berhasil meraih angka 10.700 poin untuk pertama kalinya sejak akhir Juni, jatuh 138 poin menjadi ditutup pada 10.696,00 poin.
Sesi pagi ditandai oleh berlanjutnya penurunan nilai dari pembukaan Rabu (9/8) di 10.734,70 turun ke level terendah hari ini di 10.525,10 poin pada pukul 14.30 waktu setempat.
Dalam tiga jam terakhir sesi tersebut melihat sedikit pemulihan, namun tidak cukup untuk melihat angka IBEX-35 di atas angka 10.600 dan tanda penutupan 10.596 poin setara dengan penurunan 1,29 persen dalam nilai saham sepanjang hari.
Hanya tiga saham perusahaan yang berhasil membukukan keuntungan, dengan Acerinox menguat 0,71 persen, Inmobilaria Colonial bertambah 0,16 persen dan Cellnext Telecom naik tipis 0,05 persen, dengan Inmobilaria Colonial membuat sedikit pemulihan menyusul kerugian Selasa (8/8) sebesar 0,95 persen.
Setiap saham perusahaan lain yang diperdagangkan dalam IBEX-35 menderita kerugian dipimpin sektor perbankan, dengan Bankia jatuh 2,65 persen, BBVA merosot 2,50 persen dan Banco Santander turun 2,07 persen.
Sementara Risiko Premium Spanyol ditutup pada 98,8 poin dan suku bunga pada obligasi 10 tahun turun tipis menjadi 1,41 persen. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.