London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris ditutup sedikit lebih rendah pada Kamis (13/7), dengan indeks acuan FTSE-100 di London menyusut 0,05 persen atau 3,49 poin menjadi 7.413,44 poin.

BT Group, perusahaan jasa telekomunikasi multinasional Inggris, melonjak 3,96 persen, peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham Marks & Spencer Group dan Taylor Wimpey yang masing-masing meningkat sebesar 3,42 persen dan 3,33 persen.

Sementara itu, perusahaan farmasi dan biofarmasi multinasional AstraZeneca merupakan pemain terburuk dalam saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 3,45 persen.

Diikuti oleh saham Shire, perusahaan biofarmasi khusus global, turun 2,22 persen, dan perusahaan penyiaran dan hiburan terkemuka di Eropa Sky berkurang 2,06 persen.

Di Jerman,  saham-saham Jerman berakhir lebih tinggi pada Kamis (13/7), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 14,75 poin atau 0,12 persen menjadi 12.641,33 poin.

Penyedia jasa-jasan perbankan dan keuangan Jerman Commerzbank membukukan keuntungan paling besar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan harga sahamnya naik 2,13 persen.

Berikutnya, saham maskapai penerbangan Jerman Lufthansa dan produsen otomotif Volkswagen yang masing-masing meningkat sebesar 1,46 persen dan 1,08 persen.

Di sisi lain,  perusahaan manufaktur dan elektronik Siemens menderita kerugian paling besar (top loser) di antara saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya turun 1,90 persen.

Diikuti oleh saha perusahaan bahan bangunan multinasional Jerman HeidelbergCement dan produsen semikonduktor Infineon Technologies yang masing-masing turun sebesar 1,31 persen dan 0,91 persen.

Pembuat otomotif Jerman Daimler merupakan saham yang paling banyak diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai 384,21 juta euro (438,65 juta dolar AS).

Di Spanyol, saham-saham Spanyol berakhir lebih tinggi pada Kamis (13/7), dengan indeks acuan IBEX-35 di Madrid naik 0,93 persen atau 97,9 poin menjadi 10.658,30 poin.

Sebanyak 27 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan berhasil meraih keuntungan.

Perusahaan teknik dan infrastruktur Tecnicas Reunidas memimpin kenaikan dengan bertambah 2,91 persen, diikuti oleh perusahaan asuransi Mapfre dan jaringan supermarket DIA yang masing-masing naik 2,86 persen dan 2,75 persen.

Di pihak lain, kelompok produsen baja Stainless Acerinox memimpin penurunan dengan kehilangan 1,25 persen, diikuti oleh perusahaan kimia dan farmasi Grifols turun 1,20 persen dan pemasok listrik R.E.C. berkurang 0,44 persen.

Di Prancis, bursa saham Prancis ditutup sedikit lebih tinggi pada Kamis (13/7), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris menguat 0,25 persen atau 13,27 poin menjadi 5.235,40 poin.

Sebanyak 26 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan berhasil membukukan kenaikan.

Raksasa baja ArcelorMittal naik 2,28 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh saham raksasa telekomunikasi Prancis Orange SA yang bertambah 1,63 persen, dan BNP Paribas, raksasa perbankan Prancis, naik 1,41 persen.

Sementara itu, perusahaan minyak dan gas Technipfmc turun sebesar 1,96 persen, merupakan pencetak kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan.

Diikuti oleh saham konglomerat media multinasional Prancis Vivendi yang kehilangan 1,75 persen, dan perusahaan jasa makanan dan manajemen fasilitas Prancis Sodexo turun 1,64 persen. (*)


Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026