London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris berakhir lebih rendah pada Selasa (11/7), dengan indeks acuan FTSE-100 di London melemah 0,55 persen atau 40,27 poin menjadi 7.329,76 poin.

Glencore, perusahaan perdagangan dan pertambangan multinasional Inggris, melonjak 2,14 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar dalam kelompok saham unggulan (blue chips).

Berikutnya, saham Anglo American meningkat 1,54 persen dan Fresnillo naik 1,19 persen.

Sementara itu, perusahaan penerbitan dan pendidikan multinasional Inggris Pearson menjadi pemain terburuk dalam saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 5,14 persen.

Diikuti oleh saham Marks & Spencer Group, peritel pakaian dan makanan asal Inggris, merosot 4,69 persen, serta perusahaan pengolahan makanan dan ritel multinasional Inggris Associated British Foods turun 4,08 persen.

Di Jerman,  saham-saham Jerman ditutup sedikit lebih rendah pada Selasa (11/7), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt turun 8,90 poin atau 0,07 persen menjadi 12.437,02 poin.

Perusahaan kimia dan barang konsumsi Henkel mengalami penurunan paling besar di antara saham-saham unggulan atau "blue chips", dengan harga sahamnya jatuh 1,51 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan kelompok energi RWE dan E.ON, yang masing-masing turun 1,38 persen dan 1,14 persen.

Sementara itu, produsen otomotif BMW, spesialis ban Continental dan raksasa industri Thyssenkrupp menjadi tiga peraih keuntungan terbesar dalam saham-saham unggulan, dengan masing-masing naik 1,70 persen, 1,35 persen dan 1,31 persen.

Pembuat otomotif Daimler merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 240,64 juta euro (274,44 juta dolar AS).

Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih lemah pada Selasa (11/7), dengan indeks acuan IBEX-35 turun 0,57 persen atau 60,4 poin menjadi 10.449,10 poin.

Dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan, tercatat 24 saham mengalami kerugian.

Kelompok maskapai penerbangan IAG memimpin penurunan dalam saham-saham unggulan dengan kehilangan 1,97 persen, diikuti oleh perusahaan kimia dan farmasi Grifols dan perusahaan asuransi Mapfre yang masing-masing turun 1,89 persen dan 1,78 persen.

Di sisi lain, perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal memimpin kenaikan dalam saham-saham unggulan dengan bertambah 1,63 persen, diikuti oleh perusahaan media massa Mediaset meningkat 1,08 persen dan kelompok produsen baja stainless Acerinox naik 0,94 persen.

Di Prancis, saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada Selasa (11/7), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris melemah 0,48 persen atau 25,04 poin menjadi 5.140,60 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan, tercatat 28 saham mengalami penurunan.

Kelompok perusahaan susu multinasional Prancis Danone menderita kerugian terbesar di antara saham-saham unggulan (blue chips), dengan harga sahamnya jatuh 1,75 persen.

Diikuti oleh kelompok perusahaan barang mewah multinasional Prancis Kering yang merosot 1,56 persen, serta perusahaan jasa makanan dan manajemen fasilitas Prancis Sodexo kehilangan 1,46 persen.

Di sisi lain, perusahaan minyak dan gas Prancis Technipfmc berhasil membukukan kenaikan 2,30 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar di antara saham-saham unggulan.

Berikutnya, saham Arcelormittal SA, perusahaan manufaktur baja multinasional Prancis yang bertambah naik 1,70 persen, dan produsen kendaraan Prancis Peugeot naik 1,19 persen. (*)


Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026