London (Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris ditutup lebih tinggi pada Senin (10/7), dengan indeks acuan FTSE-100 di London menguat 0,26 persen atau 19,11 poin menjadi 7.370,03 poin.

Schroders, perusahaan manajemen aset multinasional Inggris, melonjak 2,15 persen, merupakan peraih keuntungan terbesar dari saham-saham unggulan (blue chips).

Berikutnya, saham BAE Systems meningkat 2,02 persen dan BHP Billiton bertambah 1,69 persen.

Di sisi lain, perusahaan biofarmasi khusus global Shire merupakan  pemain terburuk dalam saham-saham unggulan, dengan harga sahamnya jatuh 3,19 persen.

Selanjutnya, Next peritel pakaian dan produk perlengkapan rumah asal Inggris, merosot 1,94 persen, dan pemberi pinjaman sub-prime atau kredit pemilikan rumah Inggris, Provident Financial, turun 1,77 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman berakhir lebih kuat pada Senin (10/7), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt naik 57,24 poin atau 0,46 persen menjadi 12.445,92 poin.

Kelompok energi E.ON meraih keuntungan paling banyak di antara saham-saham unggulan (blue chips), dengan harga sahamnya meningkat 2,16 persen. 

Diikuti oleh saham perusahaan kimia multinasional Linde dan asosiasi perumahan Vonovia, yang masing-masing naik 2,12 persen dan 2,06 persen.

Di sisi lain, maskapai penerbangan Jerman Lufthansa menderita kerugian paling besar di antara saham-saham unggulan, harga sahamnya merosot 0,58 persen. 

Diikuti oleh pembuat pakaian dan peralatan olah raga Jerman, Adidas, dan perusahaan media massa Eropa, ProSiebenSat.1 yang masing-masing turun 0,49 persen dan 0,43 persen.

Perusahaan jasa asuransi dan keuangan Jerman Allianz merupakan saham yang paling banyak diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai 232,80 juta euro (265,09 juta dolar Amerika Serikat).

Di Spanyol, saham-saham Spanyol ditutup lebih tinggi pada Senin (10/7), dengan indeks acuan IBEX-35 menguat 0,20 persen atau 20,7 poin menjadi 10.509,50 poin.

Sebanyak 26 saham dari 35 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan berhasil meraih keuntungan.

Perusahaan manufaktur baja ArcelorMittal memimpin kenaikan saham-saham unggulan dengan bertambah 2,62 persen, diikuti oleh jaringan supermarket DIA dan perusahaan telekomunikasi Cellnex yang masing-masing naik 1,72 persen dan 1,22 persen.

Sementara itu, operator layanan dan infrastruktur global Ferrovial memimpin penurunan atas saham-saham unggulan dengan kehilangan 0,93 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan teknik dan infrastruktur Tecnicas Reunidas yang kehilangan 0,56 persen dan jaringan hotel Melia Hotels berkurang 0,54 persen.

Di Prancis, Saham-saham Prancis berakhir sedikit lebih tinggi pada Senin (10/7), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris naik 0,40 persen atau 20,48 poin menjadi 5.165,64 poin.

Sebanyak 31 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan berhasil membukukan keuntungan.

Arcelormittal SA, perusahaan manufaktur baja multinasional melonjak 2,34 persen, merupakan pencetak kenaikan terbesar di antara saham-saham unggulan (blue chips). 

Diikuti oleh saham kelompok pemasok mobil asal Prancis, Valeo, yang naik 1,79 persen, serta perusahaan minyak dan gas Prancis, Technipfmc, bertambah 1,76 persen.

Sementara itu, perusahaan jasa makanan dan manajemen fasilitas Prancis, Sodexo, melemah 1,06 persen, merupakan penderita kerugian terbesar di antara saham-saham unggulan.

Diikuti oleh perusahaan periklanan dan public relations multinasional Prancis, Publicis, yang kehilangan 0,72 persen, serta raksasa perbankan Prancis, Societe Generale, turun tipis 0,48 persen. (*)




Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026