Keberangkatan penumpang terbanyak di wilayah Daop VIII Surabaya terjadi pada lebaran hari kedua, 26 Juni, yaitu sebanyak 39.927 orang
Surabaya (Antara Jatim) - Sebanyak 596.315 penumpang kereta api berangkat dari wilayah PT Kereta Api (KAI) Daerah Operasi (Daop) VIII Surabaya selama musim arus mudik dan balik lebaran 2017, kata pejabat PT KAI Daop VIII Surabaya.
     
Manager Hubungan Masyarakat PT KAI Daop VIII Surabaya mengatakan jumlah penumpang yang mencapai 596.315 tersebut terhitung sejak tanggal 15 Juni atau H-9 lebaran hingga hari ini yang merupakan H+7 lebaran.
     
"Tercatat sejak tanggal 15 Juni sampai  hari ini jumlah penumpang kereta api yang berangkat dari wilayah Daop VIII Surabaya sebanyak 596.315 orang," katanya kepada wartawan di sela memberangkatkan penumpang kereta api mudik gratis program BUMN Hadir untuk Negeri yang diselenggarakan PT Jasa Raharja Cabang Jawa Timur di Stasiun Pasar Turi Surabaya, Minggu.
     
Dia mengatakan jumlah penumpang tersebut meningkat sebanyak 13 persen dibanding periode yang sama pada arus mudik dan balik lebaran tahun 2016.
     
"Kalau tahun lalu, dari H-9 hingga H+7 lebaran total jumlah penumpang yang berangkat dari Daop VIII Surabaya sebanyak 528.335 orang," ujarnya. 
     
Tahun ini, Gatut mencatat, keberangkatan penumpang terbanyak di wilayah Daop VIII Surabaya terjadi pada lebaran hari kedua, 26 Juni, yaitu sebanyak 39.927 orang.
     
"Hari ini kami prediksi sebagai puncak arus balik. Semula kami perkirakan pada hari ini keberangkatan penumpang mencapai 37 ribu orang. Tapi sampai sore tadi jumlah penumpang belum mencapai 37 ribu orang. Jadi penumpang terbanyak masih pada hari lebaran kedua lalu," ujarnya, menjelaskan.
     
Menurut dia, sejak lebaran hari kedua tersebut, jumlah keberangkatan penumpang kereta api di wilayah Daop VIII cenderung terus menurun. 
     
Walaupun begitu, dia menambahkan, jika dibandingkan pada periode yang sama pada tahun lalu, jumlah penumpang per hari, terhitung sejak hari kedua lebaran, masih cenderung meningkat sekitar 6 persen.
     
"Pantauan kami tingkat kepadatan penumpang sejak hari kedua lebaran itu menyebar. Dalam artian setiap hari ada kenaikan penumpang. Sehingga jumlah penumpang tidak terfokus membludak dalam satu hari atau tanggal tertentu," ucapnya. (*)


Pewarta: Hanif N
Editor : Akhmad Munir
COPYRIGHT © ANTARA 2026