London,(Antara/Xinhua) - Saham-saham Inggris ditutup merosot pada Selasa (30/5), dengan indeks acuan FTSE-100 di London turun 0,28 persen atau 21,12 poin menjadi 7.526,51 poin.

Perusahaan ekuitas dan modal ventura Inggris, 3i Group, meraih keuntungan terbesar (top gainer) di antara saham-saham unggulan atau "blue chips" dengan sahamnya melonjak 2,30 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan perjalanan dan pariwisata TUI dan perusahaan farmasi GlaxoSmithKline yang masing-masing meningkat sebesar 1,97 persen dan 1,79 persen.

Sementara itu, kelompok rumah sakit internasional Mediclinic International menderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan, dengan sahamnya jatuh 3,25 persen.

Diikuti oleh saham perusahaan biofarmasi internasional Shire yang merosot 3,19 persen, dan Old Mutual, sebuah kelompok investasi dan perbankan internasional, turun 2,70 persen.

Di Sapnyol,  indikator utama pasar saham Spanyol, IBEX-35, berakhir lebih rendah pada Selasa (30/5), melemah 0,07 persen menjadi 10.876,90 poin dari 10.884,00 poin pada hari sebelumnya.

Saham Gamesa memimpin penurunan dengan kehilangan 2,24 persen, diikuti oleh BBVA, ACS, Banco Popular, Mediaset dan Caixabank yang masing-masing turun 1,64 persen, 1,58 persen, 1,52 persen, 1,47 persen dan 1,26 persen.

Di Jerman, saham-saham Jerman ditutup lebih rendah pada Selasa (30/5), dengan indeks acuan DAX-30 di Bursa Efek Frankfurt turun 30,27 poin atau 0,24 persen menjadi 12.598,68 poin.

Deutsche Bank menderita kerugian terbesar di antara saham-saham unggulan (blue chips), jatuh 1,93 persen.

Diikuti oleh perusahaan kimia multinasional Linde dan perusahaan telekomunikasi Jerman Deutsche Telekom, yang masing-masing kehilangan 1,37 persen dan 1,11 persen.

Di sisi lain, perusahaan bahan bangunan multinasional Jerman, HeidelbergCement, mencetak keuntungan terbesar di antara saham-saham unggulan dengan bertambah 1,32 persen.

Diikuti oleh maskapai penerbangan Jerman, Lufthansa, dan Deutsche Boerse Group, penyelenggara pasar untuk perdagangan saham dan sekuritas, yang masing-masing meningkat 1,23 persen dan 1,08 persen.

Deutsche Bank merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan sepanjang hari dengan nilai transaksi mencapai 202,86 juta euro (226,65 juta dolar AS).

Di sisi lain, saham Amadeus memimpin kenaikan dengan bertambah 4,18 persen, disusul oleh AENA, IAG, Acciona, Indra A dan R.E.C. yang masing-masing naik 2,80 persen, 2,35 persen, 1,45 persen, 1,44 persen dan 1,17 persen.

Sementara itu, premi risiko Spanyol ditutup pada 126 poin, naik dari 122 pada Senin (30/5), dan suku bunga obligasi 10-tahun Spanyol berakhir di 1,56 persen, naik dari 1,55 persen pada Senin (30/5).

Di Prancis,  saham-saham Prancis berakhir lebih rendah pada Selasa (30/5), dengan indeks acuan CAC-40 di Paris turun 0,50 persen atau 26,53 poin menjadi 5.305,94 poin.

Dari 40 saham perusahaan-perusahaan besar pilihan, 23 saham tercatat mengalami penurunan.

Kelompok kimia Prancis, Air Liquide, turun 1,63 persen, menjadi penderita kerugian terbesar (top loser) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".

Diikuti oleh raksasa perbankan Prancis, Societe Generale, yang kehilangan 1,43 persen dan Carrefour merosot 1,23 persen.

Sementara itu, kelompok perusahaan Prancis, Publicis Groupe, memimpin kenaikan (top gainer) dari saham-saham unggulan dengan melonjak 2,82 persen.

Selanjutnya, diikuti saham Atos yang bertambah 2,43 persen, dan Engie S.A. naik 0,87 persen. (*)


Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026