Malang, (Antara Jatim) - Universitas Muhammadiyah Malang (UMM) dalam waktu dekat ini segera membuka Inggris "Corner" (pojok) untuk memperkuat jalinan kerja sama kampus itu dengan Inggris.

"Dalam waktu dekat ini kami akan segera melayangkan surat pengajuan untuk membuka Pojok Inggris ini. Pihak Kedutaan Inggris untuk Indonesia sudah berkunjung ke UMM, sehingga kami tinggal mematangkan saja konsepnya," kata Rektor UMM Fauzan di Malang, Jawa Timur, Rabu.

Selain kerja sama pembukaan Pojok Inggris, katanya, UMM juga menginisiasi kerja sama  di bidang lainny, seperti bidang penelitian, pertukaran mahasiswa, kajian Islam, serta program pascasarjana.

Fauzan mengungkapkan Inggris sangat tertarik dengan konsep kajian Islam yang dikembangkan di Indonesia, khususnya di UMM. "Menurut pandangan Dubes Inggris untuk Indonesia Moazzam Malik, Islam di Indonesia merupakan representasi Islam dunia, ramah terhadap kebhinekaan, dan mampu hidup dalam keberagaman. Dan, yang pasti mampu meminimalisasi terjadinya radikalisme," urainya.

Selama ini, kerja sama antara UMM dengan Inggris baru sebatas pada bidang pembelajaran Bahasa Inggris yang mendapat dukungan langsung dari negara tersebut.

"Untuk kerja sama selanjutnya, kami akan undang Duta Besar lagi untuk melakukan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) dalam waktu dekat ini," ujarnya.   

Sementara itu, Moazzam Malik mengatakan Inggris dan Indonesia telah melakukan hubungan persahabatan antara lembaga muslim kedua negara. Pada bidang pembelajaran, Kedutaan telah membuat kemitraan untuk belajar Bahasa Inggris, khususnya kefasihan Bahasa Inggris dengan Indonesia melalui kedutaan besar.

"Rencananya rektor dari 15 Universitas Muhammadiyah di Indonesia akan berkunjung ke Inggris untuk menjalin kemitraan yang nyata dan lebih dalam dengan universitas ternama di Inggris," kata Malik.(*)





Pewarta: Endang Sukarelawati
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026