London (Antara) - Indeks FTSE-100 di London, indikator utama pasar saham Inggris, berakhir lebih kuat pada Kamis (23/3), naik 0,22 persen atau 15,99 poin menjadi 7.340,71 poin.

Harga saham Next melonjak 8,08 persen, menempati posisi teratas daftar pencetak keuntungan terbesar (top gainers) dari saham-saham unggulan atau blue chips. 

Diikuti oleh saham Marks & Spencer Group yang meningkat 3,82 persen, TUI menguat 2,74 persen, Ashtead Group bertambah 2,55 persen dan easyJet naik 2,34 persen.

Di sisi lain, Randgold Resources memimpin kerugian (top losers) dari saham-saham unggulan dengan penurunan harga saham 2,74 persen, diikuti oleh Glencore yang jatuh 2,40 persen, Hikma Pharmaceuticals merosot 2,22 persen, Fresnillo berkurang 2,10 persen dan Pearson turun 1,63 persen.

Di Prancis, indikator utama pasar saham Prancis, indeks CAC 40, berakhir lebih tinggi pada Kamis (23/3), menguat 0,76 persen atau 38,06 poin menjadi 5.032,76 poin 

Dalam komponen indeks acuan 32 saham dari 40 saham perusahaan-perusahaan pilihan mengalami peningkatan.

Tiga saham pencetak keuntungan terbesar (top gainers) adalah Sodexo yang meningkat 2,65 persen, Solvay bertambah 2,49 persen dan Vinci naik 2,13 persen.

Sementara itu, tiga perusahaan yang harga sahamnhya turun paling tajam (top losers) adalah Pernod Ricard jatuh 1,99 persen, ArcelorMittal berkurang 1,56 persen dan TechnipFMC turun 0,90 persen.

Pada perdagangan hari sebelumnya, Rabu (22/3), indeks CAC-40, turun 0,15 persen atau 7,73 poin menjadi ditutup pada 4.994,70 poin.

Di Jerman, Indeks acuan DAX-30 Jerman di Bursa Efek Frankfurt, berakhir lebih tinggi pada Kamis (23/3), bertambah 135,56 poin atau 1,14 persen menjadi 12.039,68 poin.

Perusahaan penerbangan Jerman Lufthansa mencetak keuntungan paling besar di antara saham-saham unggulan, melonjak 3,53 persen. Diikuti oleh kelompok energi RWE serta organizer pasar untuk perdagangan saham dan sekuritas Deutsche Boerse yang masing-masing meningkat 2,83 persen dan 2,58 persen.

Sementara itu, Volkswagen merupakan satu-satunya saham yang turun di antara 30 saham-saham unggulan dengan merosot 0,07 persen. Henkel dan Infineon Technologies masih meraih keuntungan, setidaknya masing-masing tumbuh 0,04 persen dan 0,06 persen.

Deutsche Bank merupakan saham yang paling aktif diperdagangkan dengan nilai transaksi mencapai 265,97 juta euro (286,87 juta dolar AS).

Di Spanyol, indikator utama pasar saham Spanyol, IBEX-35, berakhir lebih kuat pada Kamis (23/3), naik 0,93 persen menjadi 10.324,90 poin.

Saham Gamesa memimpin kenaikan dengan bertambah 2,56 persen, diikuti Ferrovial, Inditex, Melia Hotels, Tecnicas Reunidas dan Banco Sabadell, yang masing-masing meningkat 2,30 persen, 2,18 persen, 2,11 persen, 1,93 persen dan 1,80 persen.

Di sisi lain, saham ArcelorMittal memimpin penurunan dengan kehilangan 1,36 persen, diikuti oleh Acerinox, Iberdrola dan Banco Popular yang masing-masing turun 0,75 persen, 0,20 persen dan 0,11 persen.

Premi risiko Spanyol ditutup pada 132 poin, naik dari 136 poin pada Rabu (22/3), sementara suku bunga obligasi 10-tahun Spanyol berakhir di 1,74 persen, turun dari 1,80 persen pada Rabu (22/3). (*)



Pewarta: Supervisor
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026