London (Antara) - Indeks FTSE-100 di London, indikator utama pasar saham Inggris, ditutup lebih tinggi pada Jumat (17/2), naik 0,30 persen atau 22,04 poin menjadi 7.299,96 poin.
Saham Unilever melonjak 14,63 persen, menduduki posisi teratas daftar peraih keuntungan terbesar (top gainers) dari saham-saham unggulan atau "blue chips".
Diikuti saham Coca-Cola HBC yang meningkat 4,03 persen, Imperial Brands menguat 3,17 persen, Reckitt Benckiser Group bertambah 2,88 persen dan Compass Group naik 1,73 persen.
Sementara itu, Standard Chartered memimpin kerugian (top losers) dari saham-saham unggulan dengan penurunan harga 4,36 persen, diikuti Rolls-Royce Holdings jatuh 3,97 persen, Royal Dutch Shell B berkurang 1,80 persen, Anglo American melemah 1,79 persen dan Glencore turun 1,56 persen.
Di Prancis, indikator utama pasar saham Prancis, indeks CAC-40, berakhir lebih rendah pada Jumat (17/2), turun 0,65 persen menjadi 4.867,58 poin.
Tiga saham yang meraih keuntungan terbesar (top gainers) adalah Danone melonjak 3,13 persen, LOreal bertambah 2,47 persen dan Solvay naik 1,75 persen.
Sementara tiga perusahaan yang sahamnya turun paling tajam (top losers) adalah Credit Agricole jatuh 2,67 persen, Societe Generale berkurang 2,57 persen, dan BNP Paribas turun 2,23 persen.
Pada perdagangan hari sebelumnya, Kamis (16/2), indeks CAC-40 turun 25,40 poin atau 0,52 persen menjadi ditutup pada 4.899,46 poin.
Di Spanyol, indeks utama pasar saham Spanyol, IBEX-35 berakhir lebih rendah pada Jumat (17/2), jatuh 0,57 persen menjadi 9.500,00 poin dari 9.554,70 poin sehari sebelumnya.
Saham Repsol memimpin penurunan dengan kehilangan 1,94 persen, diikuti oleh Mapfre, Bankinter, Caixabank, Banco Santander dan Tecnicas Reunidas yang masing-masing kehilangan 1,70 persen, 1,67 persen, 1,32 persen, 1,29 persen dan 1,28 persen.
Di sisi lain, saham Viscofan memimpin kenaikan dengan bertambah 2,93 persen, diikuti oleh Cellnex, IAG, GRIFOLS, Amadeus dan Banco Popular yang masing-masing naik 2,14 persen, 1,11 persen, 0,91 persen, 0,85 persen dan 0,84 persen.
Nilai saham naik 1,3 persen dalam seminggu secara keseluruhan dengan premi risiko Spanyol jatuh sebesar 10 poin dalam lima hari, dari 139 poin pada Senin (13/2) menjadi 129 poin pada waktu penutupan Jumat (17/2).
Sementara itu, suku bunga obligasi 10-tahun Spanyol ditutup di 1,64 persen pada Jumat (17/2), jatuh dari 1,79 persen pada Senin (13/2).
Di Jerman, indeks acuan DAX-30 Jerman di Bursa Efek Frankfurt, ditutup sedikit lebih rendah pada Jumat (17/2), melemah 0,22 poin atau 0,00 persen menjadi 11.757,02 poin. Demikian laporan Xinhua. (*)
Pewarta: SupervisorEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.