Sensus ekonomi ini mulai tanggal 1 hingga 31 Mei 2016," kata Achmad Syafii.
Pamekasan (Antara Jatim) - Bupati Pamekasan, Jawa Timur Achmad Syafii, Minggu melepas 637 petugas sensus ekonomi 2016 di lapangan Pendopo Nagara Bhakti.

Pelepasan petugas sensus ini setelah agenda jalan-jalan sehat dan ditandai dengan pelepasan balon bertuliskan "Ayo Sukseskan Sensus Ekonomi 2016".

"Sensus ekonomi ini mulai tanggal 1 hingga 31 Mei 2016," kata Achmad Syafii.

Ke-637 petugas sensus ekonomi itu, terdiri dari 162 orang petugas pemeriksa lapangan (PML), dan sebanyak 475 orang sisanya merupakan petugas cacah lapangan (PCL).

Menurut Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Pamekasan Endang Sulastri, jumlah petugas di masing-masing kecamatan tidak sama, bergantung pada jumlah usaha dan potensi ekonominya.

"Yang terbanyak itu di Kecamatan Kota Pamekasan, yakni 127 orang petugas, sedangkan yang paling sedikit di Kecamatan Kadur, yakni 18 orang," katanya.

Para petugas ini, kata Endang, telah diberi pembekalan metodologi sensus pada 11 hingga 23 April 2016 di Surabaya sehingga ia yakin akan mampu melaksanakan tugas sesuai harapan.

"Kami juga sudah membekali dengan surat tugas, rompi, dan seragam, sehingga mudah dikenali masyarakat. Dan kami juga berharap masyarakat bisa membantu menyajikan data yang transparan, agar sensus valid," katanya.

Ada sebanyak 19 sektor ekonomi yang menjadi sasaran sensus ekonomi yang akan dimulai pada 1 Mei 2016 itu

"Pendataan 19 sektor ekonomi ini dilakukan untuk mendapatkan data yang valid tentang potensi ekonomi lokal di Pamekasan," katanya.

Ke-19 sektor ekonomi yang akan didata itu meliputi pertambangan dan industri, lalu pengadaan listrik, gas uap/udara dan udara dingin, pengadaan air, pengelolaan sampah dan daur ulang, pembuangan dan pembersih limbah dan sampah.

"Sektor keempat adalah pada bidang konstruksi," tuturnya, menjelaskan.

Sektor ekonomi lainnya yang juga akan didata oleh BPS ialah perdagangan besar, eceran, reparasi mobil dan motor. Lalu penyediaan akomudasi dan penyediaan makanan dan minuman.

Termasuk, kata dia, informasi dan komunikasi, jasa keuangan, real estate, jasa profesi, ilmiah dan teknis. Lalu jasa pendidikan, kesehatan dan kegiatan sosial.

"Sektor lain yang juga akan menjadi sasaran pendataan BPS Pamekasan pada 2016 ialah kebudayaan, hiburan dan rekreasi, termasuk jasa perorangan seperti pelayan rumah tangga," ucapnya.

Demikian juga, sambung dia, dengan kegiatan badan dan organisasi internasional, juga menjadi sasaran pendataan sektor ekonomi pada 2016.

"Nantinya, hasil sensus ini akan menjadi acuan bagi penyusun kebijakan, perencanaan dan evaluasi pembangunan," katanya menambahkan. (*)


Pewarta: Abd. Azis
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026