Bumi merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup dan tidak hanya manusia yang membutuhkannya, sehingga semua pihak wajib menjaga dan melestarikan ekosistem lingkungan terdekat seperti lingkungan tempat tinggal,
Jember (Antara Jatim) - Mahasiswa FKIP Universitas Jember, Jawa Timur, melakukan aksi turun ke jalan sambil membawa sejumlah poster untuk memperingati Hari Bumi di bundaran DPRD Kabupaten Jember dan halaman Kantor Rektorat kampus setempat, Jumat.

"Saat ini kondisi di bumi sudah tidak lagi nyaman untuk tempat tinggal karena pemanasan global hingga menyebabkan cuaca yang tidak menentu akibat kerusakan alam yang dilakukan oleh manusia," kata koordinator aksi, Miftahul Mufit di Jember.

Menurut dia, mahasiswa sebagai agen perubahan harus peduli terhadap lingkungan dengan melakukan kampanye penananam pohon di setiap rumah, sehingga tumbuh kecintaan dan tetap menjaga kelestarian lingkungan.

"Bumi merupakan sumber kehidupan bagi semua makhluk hidup dan tidak hanya manusia yang membutuhkannya, sehingga semua pihak wajib menjaga dan melestarikan ekosistem lingkungan terdekat seperti lingkungan tempat tinggal," ujar mahasiswa jurusan Biologi FKIP unej itu.

Ia juga mengajak masyarakat untuk menanam pohon, merawat, dan menjaga pohon yang ada di sekitar lingkungan rumah untuk menciptakan udara yang bersih dan mengurangi polusi udara yang semakin memprihatinkan untuk kesehatan.

"Kami juga menyerahkan bibit pohon kepada Rektor Universitas Jember sebagai simbol bahwa gerakan penghijauan harus mulai dilakukan di dalam kampus," katanya.

Sementara itu di tempat yang berbeda, puluhan mahasiswa Fakultas Kesehatan Masyarakat (FKM) Unej juga memperingati Hari Bumi dengan melakukan kampanye bebas asap kendaraan dan rokok sehari di kampus setempat.

"Hari ini kami meminta mahasiswa untuk mendorong kendaraan dari tempat parkir hingga ke pintu gerbang sebagai kampanye bebas asap kendaraan dan rokok untuk memperingati Hari Bumi," kata koordinator aksi, Nurul Khotimah.

Menurut dia, asap kendaraan dan asap rokok dapat menyebabkan polusi yang dapat mencemari lingkungan, sehingga mahasiswa FKM Unej akan memanjakan bumi dengan sehari tanpa asap di kawasan kampus setempat.

Selain itu, aksi teatrikal juga mewarnai Hari Bumi di Kabupaten Jember yakni dua orang mahasiswa Unej menggunakan lumpur untuk mengecat dirinya sambil membawa dahan kering berjalan di Jalan Jawa hingga Jalan Kalimantan.

"Kami melakukan aksi ini dalam rangka memperingati Hari Bumi dan masyarakat bisa melihat apa yang kami lakukan seperti kondisi bumi saat ini," kata salah seorang mahasiswa Unej, Rois.(*)


Pewarta: Zumrotun Solichah
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026