"Harapan kami peserta bisa mengangkat potensi yang ada di desa-desanya masing-masing melalui laman JIM, ucapnya, menegaskan.
Bojonegoro (Antara Jatim) – Puluhan anggota Karang Taruna dari 12 desa di Kecamatan Gayam, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur, mengikuti lokakarya teknologi informasi (TI) yang digelar Lembaga Swadaya Masyarakat (LSM) Lima 2B, Senin.
     
Direktur LSM Lima 2B Bojonegoro Mugito Citropati, di Bojonegoro, Senin, menjelaskan, anggota karang taruna yang mengikuti lokakarya TI itu, semuanya masuk anggota jaringan informasi masyarakat (JIM), yang akan mengelola laman JIM.
     
Oleh karena itu, lanjut dia, dalam lokakarya yang digelar bekerja sama dengan ExxonMobil Cepu Limited (EMCL) itu, peserta memperoleh materi teknik dasar jurnalistik (Aguk Sudarmojo/Antara), dan fotografi (Budianto/fotografer).
     
Selain itu, dalam lokakarya TI selama tiga hari itu, peserta juga memperoleh materi teknik penulisan berita (Akhmad Yacub/Media Indonesia), penulisan blog (Nova Wijaya)  dan TI (Dedexz).
     
"Harapan kami peserta bisa mengangkat potensi yang ada di desa-desanya masing-masing melalui laman JIM, ucapnya, menegaskan.
       
Dengan demikian, lanjut dia, kegiatan ini juga merupakan usaha meningkatkan sumber daya manusia (SDM) yang ada di desa, agar mampu menguasai TI.Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika (Kominfo) Bojonegoro Kusnandaka Tjatur, ketika pembukaan lokakarya TI itu,  meminta peserta memanfaatkan kegiatan lokakarya secara maksimal.
     
"Di era  globalisasi sekarang ini setiap manusia dituntut dapat mengembangkan diri sesuai perkembangan zaman," tuturnya.
     
Apalagi, lanjut dia, perkembangan zaman telah melahirkan tuntutan masyarakat terhadap pelayanan yang cepat, tepat dan bermanfaat.
     
"Pemkab juga mengembangkan TI di seluruh desa, sebagai usaha meningkatkan pelayanan publik," ucapnya, menegfaskan.
     
Perwakilan EMCL Ichwan Arifin menjelaskan JIM merupakan bagian dari program pengembangan kapasitas pengelolaan papan informasi desa yang telah dimulai sejak 2007 di wilayah operasi EMCL di Bojonegoro dan Tuban.
     
"Saat ini telah terbentuk 90 anggota JIM dari 6 Kecamatan di Bojonegoro," ucapnya.
     
Menurut dia, TI menjadi salah satu tanda, di antara, tanda-tanda lainnya, era globalisasi, industri dan investasi. 
     
"TI memiliki peranan penting dalam mendukung sebuah industri dan investasi di suatu daerah," tandasnya. (*)


Pewarta: Slamet Agus Sudarmojo
Editor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026