Perseroan menilai bahwa daerah Pantai Timur Sumatera memiliki potensi pertumbuhan konsumsi semen yang tinggi. Dan kita bekerja sama dengan PT Samana Citra Agung dengan menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan yang bergerak di bidang produksi semen dengan nama PT Semen Indonesia Aceh
Gresik, (Antara Jatim) - PT Semen Indonesia (Persero) Tbk memperluas kapasitas produksinya dengan membangun kapasitas baru di wilayah Sumatera, bekerja sama dengan PT Samana Citra Agung, yakni perusahaan lokal di Aceh yang bergerak di bidang pertambangan dan industri mineral.
Direktur Utama Semen Indonesia, Suparni, Jumat mengatakan pendirian pabrik baru Semen Indonesia di Aceh ini sebagai bentuk ekspansi untuk memenuhi permintaan semen di wilayah Sumatera, khususnya Aceh, Sumatera Utara, Riau, dan Kepulauan Riau.
"Perseroan menilai bahwa daerah Pantai Timur Sumatera memiliki potensi pertumbuhan konsumsi semen yang tinggi. Dan kita bekerja sama dengan PT Samana Citra Agung dengan menandatangani perjanjian pembentukan perusahaan patungan yang bergerak di bidang produksi semen dengan nama PT Semen Indonesia Aceh," ucap Suparni di Gresik.
Ia menjelaskan, proyeksi pertumbuhan permintaan semen di area pabrik Semen Indonesia Aceh mencapai 6,5 persen per tahun dalam jangka panjang.
"Jadi kerja sama dengan pembangunan pabrik baru ini merupakan langkah tepat untuk mengantisipasi sekaligus memenuhi permintaan domestik,” kata Suparni.
Ia mengatakan pabrik Semen Indonesia Aceh akan dibangun dengan kapasitas 3 juta ton semen per tahun, dan dibangun di atas lahan seluas 1.500 Hektare yang berkedudukan di Kecamatan Batee dan Muara Tiga, Kabupaten Pidie, Provinsi Aceh.
Suparni menambahkan perusahaan patungan PT Semen Indonesia Aceh ini didirikan dengan perkiraan investasi sekitar Rp5,0 triliun, dan rencananya dimulai pertengahan 2016 dengan target beroperasi tahun 2020.
"Dalam perjanjian kerja sama itu, ditandatangani bersama saya sebagai Direktur Utama Semen Indonesia bersama Direktur Utama Samana Citra Agung, Deni Fahlevi di kantor Kementerian BUMN Jakarta beberapa waktu lalu," ucap Suparni.
Ia berharap dengan adanya pabrik di wilayah Aceh dapat menjaga kesinambungan dan mengimbangi pertumbuhan bisnis, serta sejalan dengan Rencana Jangka Panjang Perseroan (RJPP), khususnya strategi pengembangan kapasitas Semen Indonesia.(*)
Pewarta: A Malik IbrahimEditor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.