Bisnis itu harus mengikuti perkembangan, karena sekarang banyak anak-anak yang main tablet, maka bisnis pun ke sana,Surabaya (Antara Jatim) - Peningkatan "e-commerce" atau perdagangan elektronik telah mendongkrak bisnis ekspedisi dengan peningkatan yang cukup signifikan di tengah kelesuan ekonomi.
"Bisnis itu harus mengikuti perkembangan, karena sekarang banyak anak-anak yang main tablet, maka bisnis pun ke sana," kata Dirut perusahaan ekspedisi PT NCS, Reny Sitawati Siregar, dalam temu pelanggan di Surabaya, Rabu.
Didampingi Deputy Director Sales and Marketing, Dian Kadarsih, ia menjelaskan meningkatnya e-commerce itu mendorong perusahaan ekspedisi menemukan momentum.
"Momentum itu kita tangkap melalui sinergi sejumlah toko online serta mengembangkan ekspedisi dengan kurir yang juga menggunakan sistem Android dan laporannya bisa dicek melalui laman (website) PT NCS," katanya.
Namun, katanya, hal itu juga membutuhkan transformasi kepemimpinan, karena itu dirinya menggunakan "tagline" yakni Lebih Dekat dan Lebih Cepat melalui "whatsapp" (WA) dari manajer hingga kurir.
"Saya selalu kontrol mereka dari level manajer hingga kurir, saya juga memastikan barang yang dikirim benar-benar tiba di lokasi melalui pelaporan secara online (daring) kepada pelanggan," katanya.
Hasilnya, dirinya dipercaya Blibli untuk pengiriman 1.000 paket/hari, Lazada untuk pengiriman 15.000 paket/hari, dan jasa lainnya, sehingga PT NCS mampu meraup omzet Rp200 miliar dalam setahun.
Senada dengan itu, Deputy Director Sales and Marketing, Dian Kadarsih, mengatakan momentum yang ditangpkap PT NCS adalah adanya 80 juta dari 200 juta penduduk Indonesia yang sudah terbiasa dengan jaringan internet.
"Bahkan, 27 persen dari 80 juta pengguna internet itu sudah terbiasa dengan e-commerce dengan bentuk transaksi tertinggi adalag fashion dan gawai (gadget)," katanya.
Hasilnya, bisnis ekspedisi yang dikembangkan PT NCS sesuai dengan perkembangan pelanggan itu membuat omzetnya meningkat 300 persen dari tahun sebelumnya dengan membuka cabang lebih besar.
"Itu pun kita masih tergolong peringkat lima dalam hal kargo melalui penerbangan Garuda," katanya. (*)
Pewarta: Edy M YakubEditor : Tunggul Susilo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.