Oleh Zubi Mahrofi Jakarta, (Antara) - Nilai tukar rupiah yang ditransaksikan antarbank di Jakarta, Rabu pagi, bergerak menguat sebesar 13 poin menjadi Rp12.942 dibandingkan sebelumnya di posisi Rp12.955 per dolar AS. Kepala Riset NH Korindo Securities Indonesia Reza Priyambada di Jakarta, Rabu, mengatakan bahwa setelah mengalami tekanan cukup dalam pada hari sebelumnya (Selasa, 21/4), rupiah berbalik arah ke area positif meski masih dalam kisaran yang terbatas. "Faktor teknikal menjadi salah satu pendorong nilai tukar rupiah bergerak menguat," katanya. Sementara itu, Indeks Harga Saham Gabungan Bursa Efek Indonesia (IHSG BEI) pada Rabu dibuka melemah 8,11 poin menjadi 5.452,46 di tengah aksi tunggu sebagian pelaku pasar saham atas terbitnya beberapa data pendukung industri pasar modal Indonesia. IHSG BEI dibuka melemah sebesar 8,11 poin atau 0,15 persen menjadi 5.452,46. Sedangkan kelompok 45 saham unggulan atau indeks LQ45 bergerak turun 2,06 poin (0,22 persen) ke posisi 949,94. Analis Samuel Sekuritas Akhmad Nurcahyadi di Jakarta, Rabu mengatakan minimnya sentimen positif bagi pasar modal mendorong IHSG BEI kembali bergerak melemah, pelaku pasar saat ini sedang menanti beberapa data laporan kinerja emiten serta laporan produk domestik bruto (PDB) Indonesia untuk periode kuartal I 2015. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026