Milan (Antara/AFP) - Kapten Inter Milan Andrea Ranocchia meminta raksasa Liga Italia itu untuk menghibur para penggemar mereka dengan mendominasi saat melawan AC Milan pada Minggu, ketika Lazio melakukan lawatan ke markas pemuncak klasemen Juventus sambil berniat memberikan kejutan.
Dengan kedua tim asal Milan itu kembali menjalani musim berat di kompetisi strata tertinggi Italia, \'derby\' kedua musim ini akan menjadi krusial untuk harapan-harapan Liga Europa mereka.
Juara Eropa tujuh kali Milan menghuni peringkat keenam, tertinggal 28 angka dari pemuncak klasemen dan tujuh angka dari Fiorentina pada spot kualifikasi Liga Europa pertama. Inter berada di peringkat kesepuluh, tertinggal satu angka, dengan delapan pertandingan tersisa di musim ini.
Meski pelatih Inter Roberto Mancini pada pekan lalu mengakui bahwa \"mungkin kami merasakan sedikit lebih banyak tekanan di San Siro,\" Ranocchia menyuarakan permintaan sang pria Italia terhadap Tim Biru-Hitam untuk mengadopsi sikap pemenang pada pertandingan Minggu.
\"Anda tidak memainkan derby-derby, Anda memenanginya,\" kata Ranocchia. \"Kami perlu untuk memberi sesuatu kepada para penggemar agar mereka dapat tersenyum setelah musim yang berat. Derby selalu merupakan kesempatan yang bagus untuk membuat orang-orang bergembira.\"
Mancini, yang kembali untuk menjalani masa kerja keduanya di Inter sebelum mereka memainkan \'derby\' Milan pertama musim ini -- yang berakhir imbang 1-1 -- pada November, berada di bawah tekanan seperti yang juga dialami sejawatnya di Milan Feilippo Inzaghi.
Namun ketika mantan pelatih Manchester City itu mendapat dukungan penuh dari klub, mantan penyerang Tim Merah-Hitam Inzaghi meniti seutas tali.
Bek Milan Ignazio Abate mengakui bahwa \'Derby della Madonnina\" telah kehilangan sebagian daya tariknya, namun mengklaim bahwa motivasi mereka untuk menang tetap sama.\"
Alasan untuk percaya
\"Tentu saja, itu tidak seperti derby-deby yang biasanya kami mainkan, namun hasratnya tetap sama,\" tutur Abate.
\"Kami ingin keluar, dan mendapatkan sesuatu untuk klub, dan untuk para penggemar.\"
Dengan Juventus yang unggul 12 angka dari Lazio, raksasa Turin itu terlihat telah mengamankan gelar scudetto keempatnya secara beruntun.
Namun pasukan Massimiliano Allegri menjamu tim ibukota hanya empat hari setelah mereka bersusah payah untuk menang 1-0 atas Monaco pada pertandingan pertama perempat final Liga Champions.
Para penggemar Lazio memiliki banyak alasan untuk percaya bahwa pasukan Stefano Pioli dapat memberi kejutan dan mendekatkan jarak menjadi sembilan angka dengan delapan pertandingan tersisa.
Walaupun Juventus tidak terkalahkan di kandang pada musim ini, sang juara takluk 0-1 di markas tim juru kunci Parma pada pekan lalu. Di saat yang sama, Lazio menang empat gol tanpa balas atas Empoli untuk mencatatkan kemenangan kedelapan mereka secara beruntun.
Lazio memiliki momentum dan dapat memiliki keunggulan fisik setelah Juve kelelahan pada tengah pekan, dan penyerang Brazil Felipe Anderson mengatakan Pioli menginginkan lebih.
\"Pioli tidak puas. Kami memenangi delapan pertandingan secara beruntun dan ia tetap mengatakan kepada kami bahwa kami belum mencapai apapun,\" tutur Anderson kepada Radio Lazio Style.
Dengan sepuluh gol dari 24 pertandingan, pemain Brazil 22 tahun itu tampil cukup baik di musim ini, dan Manchester United, Liverpool, dan Barcelona dilaporkan memperlihatkan ketertarikan.
Anderson mengatakan Lazio -- yang juga akan menghadapi di final Piala Italia pada 7 Juni -- harus fokus pada memainkan permainan di mana mereka telah mencetak lebih banyak gol dibanding tim manapun (58 gol) pada musim ini.
\"Kami harus pergi ke Turin dan percaya pada permainan kami. Tidak akan mudah untuk menaklukkan (kiper) Gigi Buffon, namun kami akan memberi segalanya dan berusaha untuk menang.\"
Dengan Roma tertinggal satu angka dari Lazio di peringkat ketiga, duel untuk spot otomatis kualifikasi kedua Liga Champions terlihat sengit, dan gelandang Lazio Antonio Candreva menambahi rivalitas panas itu.
Candreva, yang mencatatkan gol ketujuhnya di liga pada pekan lalu dengan tembakan jarak jauh di Stadio Olimpico, mengatakan dirinya bangga mengenakan kaus Lazio \"karena itu merupakan simbol kota ini.\"
Pernyataannya itu telah memicu cemooh dari para penggemar Roma di media sosial menjelang pertandingan Sabtu melawan Atalanta.
Kapten Roma Francesco Totti berpeluang kembali dari absen tiga pertandingan karena cedera, meski gelandang Bosnia Miralem Pjanic diperkirakan masih harus menepi karena cedera pergelangan kaki kanan.
Jadwal pertandingan (waktu dalam GMT)
Sabtu
Sampdoria vs Cesena (16.00), Juventus vs Lazio (18.45)
Minggu
Sassuolo vs Torino (10.30), Chievo vs Udinese, Empoli vs Parma, Palermo vs Genoa, Roma vs Atalanta (semua dimainkan pukul 13.00), Cagliari vs Napoli (16.00), Inter Milan vs AC Milan (18.45)
Senin
Fiorentina vs Verona (18.45).(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.