Surabaya (Antara Jatim) - Sejumlah kader muda berebut menjabat Ketua Dewan Pimpinan Wilayah Partai Amanat Nasional (PAN) Jawa Timur periode 2015-2020 dalam pelaksanaan musyawarah wilayah (muswil) menggantikan ketua sebelumnya, Suyoto.
"Kandidat didominasi kader muda, karena ingin proses regenerasi kepemimpinan partai di berbagai tingkatan sejalan dengan yang sudah dilaksanakan di tingkat pusat," ujar Ketua Barisan Muda PAN Jatim Zainul Luthfi kepada wartawan di Surabaya, Rabu.
Sejumlah nama mengklaim telah mengantongi dukungan dari sejumlah DPD PAN kabupaten/kota di Jatim, antara lain Kuswiyanto (sekretaris DPW PAN), Suli Daim (wakil ketua DPW), Basuki Babussalam (wakil ketua DPW) dan M. Zainul Luthfi sendiri.
Jika tidak ada perubahan, kata anggota FPAN DPRD Jatim tersebut, pelaksanaan Muswil DPW PAN Jatim dijadwalkan berlangsung pada April 2015.
Ia mengakui, sejumlah pengurus cabang maupun pengurus daerah yang memiliki suara di muswil sudah berani memberikan dukungan kepada kader muda PAN untuk maju memimpin partai berlambang matahari tersebut selama lima tahun ke depan.
Ditemui di tempat terpisah, Suli Daim mengaku telah mendapatkan dukungan dari beberapa daerah yang ada di kawasan Mataraman, seperti Pacitan, Ponorogo,Trenggalek, Ngawi, Madiun dan sekitarnya.
"Saya memang diminta maju memimpin partai ini. Tapi keputusannya nanti, melihat perkembangan dulu," kata Wakil Ketua Komisi E DPRD Jatim tersebut.
Begitu juga dengan Basuki Babussalam yang menyatakan siap maju di muswil mendatang jika dikehendaki dan didukung DPD dan DPC.
"Yang namanya kader harus siap ditempatkan di manapun, mulai menjadi anggota, pengurus hingga ketua. Kalau ada dukungan dan meminta saya, Insya Allah siap," tutur anggota FPAN DPRD Jatim itu.
Sementara itu, pada muswil mendatang jumlah suara yang diperebutkan terdiri dari satu suara perwakilan dari pengurus cabang (kecamatan) se-Jatim yang berjumlah sekitar 562 suara.
Kemudian dua suara perwakilan pengurus daerah (kabupaten/kota) yang berjumlah 38 daerah, ditambah dua suara perwakilan pengurus wilayah (provinsi), dan satu suara perwakilan pengurus pusat (DPP).(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.