Gresik (Antara Jatim) - Menteri Sosial Khofifah Indar Parawansa membuka langsung kemasan beras untuk masyarakat miskin, sebelum dibagikan kepada rumah tangga sasaran penerima manfaat untuk memastikan kualitas beras tersebut. "Kami buka agar kita sama-sama tahu kualitas berasnya dan sama-sama enak," kata Khofifah saat ikut membagikan raskin secara simbolis kepada warga di Kelurahan Bedilan, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Senin. Dikatakannya, pembukaan secara langsung kemasan raskin juga bertujuan agar RTSPM mengetahui kualitas beras, sehingga tidak ragu menerima beras dalam program raskin. Dalam pembagian raskin, Khofifah mengapresiasi Pemkab Gresik yang sudah menyalurkan 100 persen kuota raskin, sementara di daerah lainnya di Jawa Timur masih rata-rata 46 persen. "Dibanding rata-rata penyaluran raskin di Jawa Timur yang hanya 46 persen dan nasional yang hanya 45 persen, Kabupaten Gresik adalah yang terbaik karena sudah menyalurkan raskin 100 persen dan tepat waktu," katanya. Dengan adanya ketepatan waktu penyaluran raskin di Kabupaten Gresik, kenaikan harga beras di wilayah tersebut tidak mencolok, hanya seitar Rp500 ratus Rp6 ratus. Khofifah meminta masyarakat Kabupaten Gresik dan Jawa Timur pada umumnya tidak perlu khawatir kekurangan beras, karena stok cukup dan tersedia. "Kami minta masyarakat Jawa Timur dan Gresik pada khususnya jangan kuatir, stok beras pemerintah cukup dan tersedia. Apalagi pada akhir Maret tahun ini sudah tiba masa panen raya," katanya. Sementara itu, dalam kunjungannya ke Gresik Khofifah Indar Parawansa didampingi langsung oleh Wakil Bupati Gresik, Drs Mohammad Qosim.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026