Oleh Panca Hari Prabowo
Bogor (ANTARA News) - Presiden Joko Widodo Kamis siang menerima Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) di Istana Bogor.
Dalam pertemuan yang berlangsung sekitar satu jam itu, Presiden menerima laporan mengenai rencana penyelenggaran Muktamar NU pada 1-5 Agustus mendatang.
"Presiden sangat menyambut baik dan mendukung dan mendoakan muktamar sukses dan berhasil, keputusan-keputusannya bermanfaat untuk bangsa dan umat Islam," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj kepada wartawan usai diterima Presiden di Kompleks Istana Bogor, Kamis.
Said Aqil Siroj mengatakan Presiden selain menyambut baik juga mengatakan banyak hal yang bisa dibicarakan mengenai kebangsaan dan juga kemajuan umat.
"Harapan beliau NU bisa menjadi benteng Islam yang moderat, Islam yang ramah dan santun," katanya.
Said Aqil menjelaskan Muktamar akan dilangsungkan di empat pesantren masing-masing Tebu Ireng, Tambak Beras, Denanyar, dan Rejoso-Peterongan.
Dia menjelaskan, target dari kegiatan tersebut adalah mengembalikan dan mengokohkan kembali peradaban Islam sebagai pondasi keberlangsungan NKRI. "Jadi Islam yang berbudaya yang beradab," katanya. (*)
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.