Jember (Antara Jatim) - Klinik kesehatan terus bermunculan di Kabupaten Jember, Jawa Timur, seiring dengan tersedianya layanan asuransi kesehatan melalui Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS).
"Jumlah klinik kesehatan di Jember sebanyak 43 klinik dan sebanyak 19 klinik di antaranya baru beroperasi tahun 2014," kata Kepala Dinas Kesehatan (Dinkes) Jember, Bambang Suhartono, di sela-sela dengar pendapat dengan Komisi D DPRD Jember, Selasa.
Menurut dia, banyak pengelola klinik yang mengajukan izin klinik seiring dengan pelayanan kesehatan melalui BPJS, sehingga jumlah klinik kesehatan hingga kini mencapai 43 klinik.
"Menjamurnya klinik kesehatan terjadi sejak munculnya pelayanan asuransi BPJS karena memang ada yang berusaha menangkap peluang bisnis kesehatan itu," tuturnya.
Banyaknya bermunculan klinik kesehatan itu, kata dia, membuat pusing Dinkes karena harus memproses perizinan tersebut dengan aturan yang ketat, namun di sisi lain ia mengakui semakin banyak klinik maka semakin bagus dari sisi kesehatan.
"Ketika jumlah fasilitas kesehatan tingkat pertama makin banyak, maka warga bisa memilih sesuai keinginan mereka, sehingga lembaga kesehatan juga akan makin bersaing dalam memberikan layanan kesehatan terbaik bagi warga," ungkapnya.(*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.