Tokyo, (Antara/AFP) - Sejumlah bursa saham dunia seperti Nikkei, Hong Kong, Filipina dan Selandia Baru, dalam perdagangan Jumat ditutup menguat. Saham-saham Tokyo berakhir melonjak 4,83 persen ke tertinggi tujuh tahun setelah bank sentral Jepang (BoJ) memperluas program pelonggaran moneternya, mengirim yen menjadi terjun bebas. Indeks acuan Nikkei 225 melonjak 755,56 poin menjadi 16.413,76, penutupan terbaiknya sejak November 2007, sedangkan indeks Topix dari seluruh saham papan utama melonjak 4,28 persen, atau 54,74 poin, menjadi 1.333,64. Saham-saham Hong Kong berakhir juga naik 1,25 persen sejalan dengan penguatan regional, setelah data AS menunjukkan ekonomi tumbuh lebih cepat dari yang diperkirakan dan bank sentral Jepang memperluas pelonggaran moneternya. Indeks Hang Seng melonjak 296,02 poin menjadi 23.998,06 dengan nilai transaksi sebesar 82,94 miliar dolar Hong Kong (10,70 miliar dolar AS). Di Tiongkok daratan, indeks komposit Shanghai bertambah 1,22 persen, atau 29,10 poin, menjadi 2.420,18 -- penutupan tertinggi sejak Februari tahun lalu -- dengan nilai transaksi 249,9 miliar yuan (40,7 miliar dolar AS). Indeks naik 5,12 persen selama seminggu. Indeks komposit Shenzhen, yang melacak saham-saham di bursa kedua Tiongkok, naik tipis 0,07 persen, atau 0,93 poin, menjadi 1.350,50 dengan nilai transaksi 203,4 miliar yuan. Indeks naik 4,15 persen selama seminggu. Sedangkan saham-saham Filipina ditutup 0,62 persen lebih tinggi pada Jumat, dengan indeks acuan Bursa Efek Filipina (PSE) naik 44,74 poin menjadi 7.215,73. Indeks seluruh saham juga naik sebesar 25,05 poin, atau 0,59 persen, menjadi 4.250,51. Volume perdagangan mencapai 14,27 miliar saham senilai 9,7 miliar peso (216,27 juta dolar AS), dengan 100 saham naik, 72 saham merugi, sementara 47 saham ditutup datar. Sementara itu, pasar saham Selandia Baru naik ke sebuah rekor, dipimpin oleh Ebos Group di tengah optimisme tentang prospek di Australia karena mengisyaratkan dorongan 10 persen untuk perdagangan kuartal pertama. Indeks NZX 50 naik 17,654 poin atau 0,3 persen menjadi 5.387,834, rekor penutupan ketujuh berturut-turut. Dalam indeks, 24 saham naik, 20 saham turun dan enam saham tidak berubah, dengan nilai transaksi 142 juta dolar Selandia Baru. Fletcher Building, perusahaan tercatat terbesar di pasar saham Selandia Baru, naik 1,4 persen menjadi 8,60 dolar Selandia Baru. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026