Surabaya (Antara Jatim) - Korps Marinir TNI Angkatan Laut dan U.S Marforpac (Marine Corps Forces Pacific) menggelar "Logistic Talk 2014" di ruang VIP Lapangan Tembak F.X Soepramono, Karangpilang, Surabaya, Senin.
Kegiatan bersama Korps Marinir Indonesia dan Amerika (Marforpac) itu dibuka Komandan Korps Marinir Mayor Jenderal TNI (Mar) A. Faridz Washington yang diwakili Komandan Pasmar-1 Brigadir Jenderal TNI (Mar) Kasirun Situmorang.
Pembukaan dihadiri oleh Kepala Staf Pasmar-1 Kolonel Marinir Purwadi, Aslog Dankormar Kolonel Marinir Agus Sulistyo, Dankolatmar Kolonel Marinir Budi Purnama, Danlanmar Surabaya Letkol Mar Ludy Prastyono, perwakilan dari U.S Marforpac Colonel USMC James Leonard Rubino dan Major Timothy Murray.
Dalam amanatnya yang dibacakan Komandan Pasmar-1, Komandan Korps Marinir mengatakan logistik merupakan bagian terpenting dari kegiatan operasi dan latihan bagi seluruh organisasi militer dunia.
"Tidak ada sebuah keberhasilan pertempuran yang mengabaikan peranan logistik, seiring perkembangan teknologi yang semakin pesat banyak mempengaruhi pola dan sistem distribusi logistik pada perang modern maupun penataan administrasi logistik," katanya.
Di Madiun, sebanyak 172 anggota Korem 081/DhirotSaha Jaya melaksanakan latihan menembak senjata ringan (senapan laras panjang dan pistol) di lapangan Tembak Kodim 0803/Madiun, Desa Pilangrejo, Kecamatan Wungu, Kabupaten Madiun, 15-16 September 2014.
Didampingi Komandan Kompi Markas Kapten Inf Sumiran sebagai Koordinator Latihan itu, Komandan Korem 081/DSJ Kolonel Czi M. Reza Utama menegaskan bahwa kemampuan menembak merupakan keterampilan dasar yang harus dimiliki seorang prajurit.
"Dengan kemampuan menembak itu, maka prajurit harus selalu siap dalam menghadapi tugas, baik operasional maupun pada event uji terampil menembak. Selama latihan, perhatikan faktor keamanan dengan berpedoman pada Protap Latihan yang telah diaplikasikan di lapangan," katanya. (*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.