Surabaya (Antara Jatim) - Panitia "Ramadhan Di Kampus 1435 Hijriah" ITS (RDK 35) Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS) Surabaya menyiapkan sepuluh bus untuk Mudik Bareng (mudik bersama) yang akan dilaksanakan pada 24 Juli mendatang. "Tradisi mudik menjelang Hari Raya Idul Fitri masih terus berlangsung di masyarakat Indonesia, termasuk bagi warga Surabaya, karena itu kami menyiapkan sepuluh bus untuk mudik bareng," kata penanggung jawab mudik bareng ITS, Kharisma Agung di kampus setempat, Rabu. Ia menjelaskan sepuluh bus tersebut yang sejak jauh-jauh hari sebelum arus mudik tiba itu merupakan agenda rutin yang dilakukan ITS setiap tahunnya bagi warga kampus dan sekitarnya. "Setiap bus nantinya berisi 40 penumpang, jadi mudik kali ini diikuti sekitar 400 orang," ungkapnya. Panitia pun menyediakan berbagai pilihan kota tujuan untuk mudik dengan sekitar tujuh kota yang menjadi tujuan mudik utama yaitu Trenggalek, Banyuwangi, Ngawi, Bojonegoro, Pacitan, Blitar, dan Sumenep. "Masing-masing bus memiliki rute perjalanan yang berbeda-beda," ucapnya. Menurut dia, panitia sebenarnya sudah mengusahakan untuk mudik ke Jawa Tengah, namun ternyata hal ini belum bisa terwujudkan. "Dinas Perhubungan (Dishub) Provinsi Jatim hanya bisa menyediakan untuk daerah Jawa Timur," ujarnya. Pemudik tidak perlu khawatir dengan biaya, karena mudik bareng ini tak dikenai biaya sepeser pun alias gratis. RDK ITS yang telah bekerja sama dengan Dishub Provinsi Jatim sudah menutupi segala biaya yang diperlukan. "Jadi, peserta mudik tinggal datang mendaftar," katanya. Mahasiswa jurusan Teknik Sipil ITS itu menambahkan syarat bagi masyarakat umum juga mudah yakni hanya menyerahkan fotokopi Kartu Keluarga (KK) dan Kartu Tanda Penduduk (KTP). Bagi mahasiswa hanya perlu menyerahkan salinan Kartu Tanda Mahasiswa (KTM). "Pendaftaran mudik bareng sudah dibuka sejak 29 Juni 2014 dan berakhir pada 17 Juli 2014. Bagi calon pemudik, cukup datang ke Masjid Manarul Ilmi untuk menyerahkan syarat pendaftaran," tuturnya. Sebelumnya (15/7), Badan Eksekutif Mahasiswa (BEM) Universitas Airlangga (Unair) Surabaya bekerja sama dengan Dinas Perhubungan dan Lalu Lintas Angkatan Jalan Raya (DLLAJR) Provinsi Jawa Timur menggelar "Mudik dan Balik Bareng BEM Unair" dengan pemberangkatan lebih awal. Peserta mudik awal ke berbagai daerah di Jatim yang berjumlah 123 orang dengan mayoritas mahasiswa itu dilepas Direktur Kemahasiswaan Unair Drs Eko Supeno MSi di Lapangan Magister Manajemen FEB Unair Surabaya, 15 Juli lalu. "Ada enam armada bus yang telah diatur pemberhentian akhirnya di Trenggalek, Pacitan, Ngawi, Bojonegoro, dan Banyuwangi. Kelima rute tersebut melintasi sebagian besar daerah di Jatim," kata Direktur Kemahasiswaan Unair, Eko Supeno. BEM Unair tidak hanya menyediakan mudik untuk wilayah Jawa Timur saja, tapi juga melingkupi wilayah Jawa Barat dan Jawa Tengah. Untuk wilayah itu, BEM Unair bekerja sama dengan Jasa Raharja dengan jadwal pemberangkatan tanggal 23 Juli 2014 pukul 15.00 WIB di lapangan parkir Mangga Dua, Wonokromo. "Mahasiswa ITS juga bisa ikut," katanya.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026