Oleh Muhammad Arief Iskandar Jakarta (Antara) - Presiden Susilo Bambang Yudhoyono menyerukan kepada para calon presiden untuk menerima hasil pemilihan presiden dengan lapang dada. Hal ini dikatakan Presiden Yudhoyono seusai melaksanakan pemungutan suara di TPS 06, Cikeas, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu pagi. Presiden menyatakan hal itu di hadapan awak media didampingi Menteri Koordinator Politik, Hukum dan keamanan. Presiden Yudhoyono mengatakan bagi mereka yang menang, maka ini adalah amanat dan tanggung jawab yang harus diemban dalam memimpin negeri ini, dan bekerja sebaik-baiknya. Sementara bagi mereka yang kalah tetap lapang dada. "Bagi yang tidak terpilih harus bisa menerima secara ikhlas, karena kekalahan itu adalah kemenangan yang tertunda," kata Presiden. Presiden juga mengimbau kepada semua pihak untuk tetap menjaga ketertiban dan kerukunan, serta membantu aparat kepolisian dan TNI yang bertugas. Yudhoyono mengatakan, tanggung jawab untuk menjaga kedamaian, ketertiban dan kerukunan berada di pundak seluruh komponen bangsa tidak hanya aparat kepolisian dan TNI yang tengah bertugas. Kepala Negara juga mengimbau kepada semua pihak untuk menanggapi hasil hitung cepat secara wajar. Presiden Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) menggunakan hak pilihnya untuk melaksanakan pemilihan presiden di Tempat Pemungutan Suara (TPS) 006 Cikeas, Desa Nagrak, Kecamatan Gunung Putri, Kabupaten Bogor, Jawa Barat, Rabu pagi. Yudhoyono yang tiba di TPS sekitar pukul 10.00 WIB di dampingi Ibu Negara Ani Yudhoyono yang menggendong cucunya, Airlangga Satriadi Yudhoyono. Tampak pula Putranya Edhie Baskoro Yudhoyono dan istrinya Siti Rubi Aliya Rajasa yang juga mencoblos di TPS tersebut.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026