Malang (Antara Jatim) -Pemerintah Kota Malang, Jawa Timur, pada 2014 mengusulkan sebanyak 1.134 calon pegawai negeri sipil baru untuk mengisi tenaga pendidik, kesehatan, dan administrasi umum. Kepala Badan Kepegawaian Daerah Kota Malang Sugiharto, Selasa, mengatakan usulan ke-1.134 formasi calon pegawai negeri sipil (CPNS) itu dari jalur umum, namun berapa yang disetujui masih menunggu persetujuan dari pusat. "Kami sudah usulkan formasi CPNS sebanyak itu pada Februari lalu ke Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (KemenPAN-RB) dan Badan Kepegawaian Negara (BKN), namun sampai sekarang masih belum ada jawaban (keputusan)," ujarnya. Menurut Sugiharto, usulan formasi CPNS sebanyak itu sesuai kebutuhan pegawai di Pemkot Malang dan formasi itu masih didominasi tenaga pendidik yang hampir mencapai 50 persen. Selain itu juga tenaga kesehatan dan administrasi. Untuk tenaga kesehatan, lanjutnya, penempatannya untuk mendukung operasional Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) milik pemkot yang berada di Bumiayu, Kedungkandang. Tenaga Kesehatan yang dibutuhkan sebanyak 135 dan delapan di antaranya adalah tenaga dokter umum dan spesialis. Karena masih belum ada jawaban dari pusat, katanya, pihaknya mengirimkan kembali usulan formasi sekaligus menanyakan apakah pada tahun ini Pemkot Malang mendapatkan jatah formasi CPNS atau tidak kepada Kementerian PAN-RB. Sementara Pemkab Malang mengajukan usulan formasi CPNS jalur umum sebanyak 5.000 orang dan sebagian besar atu sekitar 70 persen (3.500 formasi) juga untuk formasi tenaga pendidik. Formasi rekrutmen CPNS tersebut juga sudah dikirimkan sekitar dua bulan lalu ke Kementerian PAN-RB maupun BKN. Kepala BKD Kabupaten Malang memperkirakan tes CPNS 2014 dilaksanakan pada Juli, namun kepastiannya masih menunggu keputusan dari pemerintah pusat. "Kalau sesuai jadwal dari pusat, pelaksanaan tes sekitar Juli," ujarnya. Rekrutmen CPNS jalur umum di Pemkab Malang tidak hanya untuk sarjana (S1) saja, tapi juga untuk lulusan SMA dan SMK. Selain itu, Pemkab Malang juga tetap membuka penerimaan CPNS dari jalur honorer kategori II (K2). Sedangkan di Pemkot Batu tahun ini memastikan tidak merekrut CPNS baru dari jalur umum, bahkan tidak mengajukan kuota kepada BKN. "Tahun ini kami tidak merekrut CPNS baru karena jumlah PNS yang ada saat ini sudah cukup untuk pelayanan publik sebab jumlah PNS di kota ini mencapai 4.000 lebih, belum ditambah tenaga honorer," kata Wali Kota Batu Eddy Rumpoko belum lama ini. (*)


Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026