New York, (Antara/AFP) - Forward Oklahoma City Thunder Kevin Durant, pencetak angka terbanyak NBA untuk keempat kalinya dalam lima musim, terpilih sebagai pemain terbaik liga (MVP) untuk musim 2013/2014, Selasa.
Ini merupakan penghargaan MVP pertama bagi bintang Thunder itu dan yang pertama kalinya bagi klub, yang sebelumnya bernama Seattle Supersonics sebelum pindah ke Oklahoma.
Durant menerima 1.232 angka pada pemungutan suara untuk penghargaan ini. Itu termasuk 119 suara peringkat pertama dari panel yang terdiri dari 124 suara yang berasal dari pewarta dan penyiar olahraga di seluruh AS dan Kanada, serta pilihan penggemar di NBA.com.
"Ini hanya terasa tidak nyata," kata Durant. "Saya tidak pernah berpikir saya dapat menembusnya dari kampus ke NBA dan berdiri di sini sebagai pemain terbaik NBA."
"Saya gagal beberapa kali dan bangit kembali. Saya menjalani masa-masa sulit, namun saya tetap berdiri."
Durant mengenang masa-masa mudanya ketika ibunya Wanda kesulitan untuk memberi makan kepada dia, saudara perempuan, dan dua saudara laki-lakinya ketika mereka pindah dari apartemen di pinggiran kota Washington.
"Anda berkorban untuk kami," kata Durant kepada ibunya. "Andalah MVP sebenarnya."
Durant, yang berulang kali menghapus air mata dan suaranya tersendat, berterima kasih kepada rekan-rekan setimnya ketika ia mengenang momen-momen pemberian semangat secara pribadi dan tindakan memberi dukungan.
"Saya tidak tahu mengapa saya menangis, teman," kata Durant. "Saya pulang dan berpikir mengenai beberapa hal. Ketika Anda memiliki orang yang mendukung Anda, Anda dapat melakukan apapun. Saya mencintai Anda semua. Ini merupakan trofi kita."
"Anda membuat saya percaya pada diri sendiri. Anda menjadikan saya pemain yang lebih baik dan sebagai sosok yang lebih baik. Anda sangat berarti bagi saya. Saya dapat berjalan masuk dan melihat (senyuman Anda) dan itu dapat mengubah hari saya."
Pemain Miami LeBron James, pemenang dua penghargaan MVP terakhir dan empat dari lima yang terakhir, menduduki urutan kedua pada pemungutan suara dengan 891 angka dan enam suara peringkat pertama.
"Banyak rasa hormat terhadap dia. Ia layak atas ini," kata James mengenai Durant. "Ia memiliki musim besar MVP."
Blake Griffin dari Los Angeles Clippers berada di urutan ketiga dengan 434 angka dan Joakim Noah asal Chicago di urutan keempat dengan 322 angka.
Durant (25), memiliki rekor rata-rata terbaik 32,0 angka per pertandingan dan rata-rata 5,5 assist dan 7,4 rebound per pertandingan. Hanya Michael Jordan, Wilt Chamberlain, dan Elgin Baylor yang memiliki nilai-nilai tinggi pada masing-masing kategori pada semusim kompetisi NBA.
"Jika saya menginginkan MVP, saya akan mengambilnya," kata Durant, "Inilah tahun saya melakukannya."
Dengan empat gelar raihan skor pada karirnya, Durant menyemai Allen Iverson dan George Gervin untuk berada di urutan ketiga sepanjang masa, mereka hanya dilampui oleh 10 gelar angka milik Jordan dan tujuh gelar angka milik Chamberlain.
Untuk para pemain Thunder yang lebih muda dan baru, Durant berkata, "Anda membuat saya menjadi lebih baik tanpa mengetahuinya. Saya tahu saya menjadi teladan. Saya tahu mengatakan kata-kata yang semestinya tidak saya ucapnya. Ketika saya memerlukan Anda, Anda memberikan saya dorongan ekstra."
"Saya tidak selalu merupakan pemimpin terbaik, pemain terbaik. Hanya sejauh yang Anda pikir saya membuat Anda menjadi lebih baik, Anda mendongkrak permainan saya," katanya.
Durant memberikan pujian tertinggi kepada Russell Westbrook, sambil menggenggam trofi MVPnya dan berkata, "Anda memiliki bagian besar dari hal ini. Anda merupakan pemain kaliber MVP."
Bintang yang rendah hati
Tembakan Durant lebih baik dari 50 persen untuk musim kedua secara beruntun dan 39,1 persen dari lemparan tiga angka. 703 lemparan bebasnya dari 805 upaya merupakan yang tertinggi di liga, membuat ia memiliki rataan sukses 87,3 persen dari garis lemparan.
"Ia berupaya menjadi pemain terbaik semampu dua dan ia melakukannya dengan hati yang jernih, yang menginspirasi pelatih-pelatih dan rekan-rekan setimnya," kata pelatih Thunder Scott Brooks.
"Ia merupakan bintang yang rendah hati, seperti yang dapat Anda lihat," katanya.
Durant memimpin Oklahoma City meraih 59 kemenangan di musim reguler dan unggulan kedua di Wilayah Barat, di bawah San Antonio, bahkan meski rekan setimnya yang juga pemain bintang Westbrook absen hampir setengah musim.
"Hal yang membuat dirinya menjadi pemain terbaik bagi kami musim ini adalah untuk memanggul tim ketika kami kehilangan Russell...Itulah yang terbaik bagi dia untuk sedikit mundur dan membuatkan tim bekerja dengan kapasitas penuh," kata manajer umum Thunder Sam Presti.
Sepanjang musim reguler, Durant melewati 41 pertandingan dengan raihan 25 angka atau lebih berturut-turut, melewati laju 40 pertandingan Jordan untuk raihan angka terbanyak beruntun pada sejarah NBA.
Ia tampil maksimal di saat genting, memimpin semua pemain untuk mendapatkan "clucth points" - angka-angka yang dicetak pada lima menit terakhir permainan ketika lima angka atau kurang memisahkan kedua kontestan. (*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.