Gresik, (Antara Jatim) - Bupati Gresik, Jawa Timur, Sambari Halim Radianto, mendatangi pabrik PT Warnatama Cemerlang di Desa Sumengko, Wringinanom untuk meredam unjuk rasa yang akan dilakukan ribuan buruh di wilayah setempat. Kepala Bagian Humas Pemerintah Kabupaten Gresik, Agus Setya Prambudi, Senin mengatakan, kedatangan bupati itu dilakukan secara tiba-tiba dengan didampingi oleh Kapolres Gresik, AKBP E Zulpan. Sebab, pihak Pemkab Gresik sebelumnya telah menerima informasi jika buruh perusahaan yang bergerak di bidang pembuatan cat dan tinner itu berencana melakukan unjuk rasa dengan mengerahkan ribuan buruh ke kantor pemkab setempat. "Setelah mendengar gelagat demikian, kami bersama pihak Polres Gresik jemput bola agar unjuk rasa besar-besaran itu tidak terjadi," ucap Agus. Sementara itu, Kelapa Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi (Disnakertrans) Kabupaten Gresik, Mulyanto mengatakan, unjuk rasa yang akan dilakukan ribuan buruh itu dipicu atas pemutusan hubungan kerja (PHK) oleh perusahaan terhadap 25 karyawannya. Mulyanto menjelaskan, unjuk rasa sudah dua kali dilakukan, dan rencana hari ini adalah ketiga kalinya dengan mengerahkan massa secara besar-besaran, dan mendatangi kantor Pemkab Gresik. "Ketika bupati dan kapolres datang ke perusahaan itu, meminta agar mempekerjakan kembali 25 tenaga kerja yang sudah terlanjur di PHK, sebab untuk menjaga stabilitas agar tetap kondusif, karena kini sedang berlangsung kampanye," katanya. Sementara, pihak manajemen perusahaan yang diwakili Nazarudin mengaku keberatan, sebab proses PHK sudah melalui beberapa tahapan. "Kami rapatkan dulu dengan top manajemen, dan meminta waktu seminggu untuk kembali melihat keputusan tentang PHK tenaga kerja," ucap Nazarudin.(*)


Editor : Akhmad Munir
COPYRIGHT © ANTARA 2026