Pamekasan (Antara Jatim) - Manajer Persepam Madura United (P-MU) Achsanul Qosasi menyatakan, Pesepam telah mempersiapkan strategi khusus menghadapi Persela Lamongan dalam ajang kompetisi Indonesia Super League (ISL) lanjutan pada 10 Maret 2014 "Pelatih sudah mempersiapkan strategi khusus menghadapi Persela, dan kami sudah siap lahir batin," kata Achsanul Qosasi kepada Antara per telepon, Sabtu siang. "Laskar Sape Kerap", sebutan untuk pemain klub sepak bola asal Pulau Garam Madura itu, kata Achsanul akan berupaya bermain secara baik dan benar dengan didampingi langsung oleh pelatih Daniel Roekita. Saat ini, kata Achsanul, kondisi kesehatan Daniel Roekita sudah membaik, sehingga bisa dipastikan mendampingi tim binaannya dalam menghadapi Laskar Joko Tingkir. Sebelumnya, Daniel sempat dirawat dirumah sakit umum daerah (RSUD) Pamekasan karena sakit. "Sekarang sudah sembuh," terang Achsanul Qosasi. Persepam menargetkan tiga poin dalam laga melawan Persela itu guna menjaga posisi aman pada klasemen sementara, sehingga posisi klub sepak bola ini bisa berada dua tingkat diatas Laskar Joko Tingkir itu. Achsanul juga menjelaskan, seluruh pemain dalam kondisi fisik yang baik, kecuali Michael Orah karena cidera dan untuk sementara akan digantikan Dewa. "Sebenarnya kita tidak hanya ingin meraih poin, tapi juga menang," kata Achsanul. Kendatipun demikian, anggota DPR RI asal Kabupaten Sumenep ini mengakui, Persela Lamongan, memang bukan lawan yang dianggap enteng. Mitos bahwa Persela tak bisa ditaklukkan di kandang sendiri, masih menjadi opini kuat di sebagian kalangan klub sepak bola di Jawa Timur. Namun, jika Persepam mampu menundukkan Persela, maka posisi Laskar Sape Kerap akan naik ke peringkat 3 klasemen sementara, dibawa Mitra Kukar peringkat 2 serta Persipura Jayapura di peringkat 1. Saat ini klasemen sementara ISL wilayah timur, menempatkan Persepam Madura United, pada peringkat 7 dengan mengeloksi 5 poin. Sementara, Persela Lamongan menempati peringkat 9 dengan 4 poin. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026