Banyuwangi (Antara Jatim) - Tim putri Jakarta Electric PLN menyingkirkan pesaing terdekatnya Gresik Petrokimia saat perebutan satu tiket terakhir babak empat besar kompetisi bola voli BSI Proliga 2014.
Pada laga terakhir seri kedua putaran kedua di GOR Tawangalun, Banyuwangi, Jawa Timur, Minggu, Jakarta Electric membungkam perlawanan Petrokimia dengan skor telak 3-0 (25-20, 25-22, 25-13).
Dengan hasil ini, Shinta Aini Faturachmi dan kawan-kawan mengoleksi nilai 18, sekaligus mengikuti jejak tiga tim lain yang sudah lebih dulu memastikan lolos, yakni Jakarta Pertamina Energi (nilai 27), Jakarta Popsivo PGN (21) dan Manokwari Valeria Papua Barat (18).
Sementara bagi Petrokimia, kekalahan ini membuat dua laga tersisa yang akan mereka mainkan di kandang sendiri GOR Tri Dharma Gresik pada seri terakhir putaran kedua pekan depan, menjadi kehilangan greget.
"Anak-anak bermain kurang greget dan motivasinya menurun, karena peluang untuk masuk empat besar memang sudah sangat tipis. Kalau boleh bilang sebenarnya sudah tertutup," kata pelatih Gresik Petrokimia, Mashudi, usai pertandingan.
Namun, pelatih yang musim lalu mengantar tim putra Palembang Bank Sumsel Babel merebut juara Proliga itu, memastikan timnya tetap akan berjuang meraih kemenangan di kandang sendiri pekan depan, kendati peluang sudah tertutup.
Hingga menyelesaikan 10 pertandingan sampai seri Banyuwangi, Novia Andriyanti dan kawan-kawan baru mengemas dua kemenangan dan delapan kali kalah, dengan nilai 7 dan menempati urutan kelima.
Secara terpisah, asisten pelatih Jakarta Electric Markoji bersyukur timnya bisa meraih dua kemenangan di Banyuwangi dan mengamankan tiket "final four".
"Kami tetap akan bermain maksimal pada dua laga tersisa di seri terakhir, sekalian untuk memantapkan persiapan anak-anak menghadapi babak empat besar," ujarnya. (*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.