Gresik (Antara Jatim) - Kepolisian Resort Kabupaten Gresik, Jawa Timur menyiapkan sebanyak 50 mobil dan 15 motor yang terhubung secara langsung atau "online" dengan pusat informasi "Call Center Polri 110 Bebas Pulsa".
Kapolres Gresik, AKBP Ahmad Ibrahim, di Gresik, Senin mengatakan keberadaan mobil dan motor online bertujuan sebagai antisipasi kejahatan di wilayah hukum Gresik, sehingga penanganan tindak kejahatan dapat dilakukan secara cepat dan mudah.
"Memang, sejumlah mobil dan motor kita lengkapi dengan "global positioning system" atau GPS, sehingga apabila ada laporan dari Call Center 110, operator akan melihat posisi mobil terdekat dengan kejadian, sehingga bisa langsung memberikan pelayanan," katanya.
Selain itu, sebagai antisipasi ramainya aduan masyarakat di Call Center 110, Polres Gresik telah menyiapkan empat operator sekaligus yang siaga selama 24 jam.
"Jadi, kita harapkan setiap laporan masyarakat akan ditindaklanjuti langsung oleh petugas di lapangan melalui kendaraan yang terhubung secara online," katanya.
Ibrahim menegaskan, layanan Call Center 110 tidak dibuat main-main, sebab bagi masyarakat yang melapor tindak pidana kejahatan akan dimintai data pribadi secara lengkap.
"Akan kita mintai mulai dari data, nama lengkap, usia, nomor telepon, alamat lengkap, tindak kejahatan yang terjadi. Sehingga pelapor tidak bisa mempermainkan operator dan petugas polisi," katanya.
Sementara apabila ada masyarakat yang membuat main-main layanan tersebut, maka pihak kepolisian akan melacak dan menindak secara hukum.
Ibrahim menjelaskan, call center ini awalnya diluncurkan secara nasional oleh Polri kepada seluruh jajaran aparat kepolisian di seluruh daerah, dan diharapkan masyarakat bisa menjadi tenang dan nyaman dalam melakukan rutinitas sehari-hari. (*)
Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.