Malang (Antara Jatim) - Dua dari 3.399 peserta tes calon pegawai negeri sipil Kota Malang, Jawa Timur, gugur karena dikeluarkan oleh panitia pengawas akibat tidak membawa kartu identitas sama sekali, Minggu.
Kepala Badan Kepegawaian Daerah (BKD) Kota Malang Supriyadi mengakui dua peserta tes calon pegawai negeri sipil (CPNS) dari jalur umum itu terpaksa dikeluarkan oleh pengawas karena tidak membawa identitas sama sekali, padahal kartu identitas ini menjadi syarat mutlak untuk mengikuti tes.
"Ketika diperiksa, kedua peserta itu tidak membawa KTP maupun SIM, sehingga terpaksa kami keluarkan. Kedua peserta ini secara otomatis gugur," tegas Supriyadi.
Peserta tes CPNS yang akan ditempatkan di lingkungan Pemkot Malang itu sebanyak 3.399 peserta, de ngan rincian 2.217 peserta dari jalur umum dan selebihnya dari jalur tenaga honorer kategori 2 (K2).
Ke-3.399 peserta tes CPNS yang digelar di Gedung Olahraga (GOR) Ken Arok Kedungkandang itu akan memperebutkan 40 kursi yang seluruhnya adalah tenaga pendidik (guru).
Para peserta tes mulai masuk ruang ujian sekitar pukul 07.00 WIB, namun mereka baru diperbolehkan mengerjakan soal ujian pada pukul 08.00 WIB.
Jumlah soal yang diujikan sebanyak 120 pertanyaan yang dikerjakan selama 120 menit. Untuk peserta dari K-2 harus mengerjakan soal ujian tambahan, yakni tes kemampuan bidang.
Untuk mengantisipasi berbagai kecurangan yang dilakukan peserta, termasuk perjokian, panitia (BKD) mengerahkan pengawas sekitar 350 orang, sehingga satu orang petugas mengawasi 10 orang peserta.
Selain diawasi dengan ketat, peserta tes juga dilarang membawa alat komunikasi (handphone) maupun alat hitung cepat (kalkulator). "Aturan ini untuk meminimalkan kecurangan yan g dilakukan peserta," tegas Supriyadi.
Pelaksanaan tes CPNS di wilayah Malang raya, yakni Kota Malang, Kabupaten Malang dan Kota Batu dilaksanakan secara serentak dengan jam yang sama, namun berlainan lokasi tes.
Peserta tes CPNS di Kabupaten Malang ditempatkan di Stadion Kanjuruhan Kepanjen dengan jumlah peserta sebanyak 2.844 orang dari jalur honorer K2, Kota Batu di Gedung Immanuel dengan jumlah peserta sebanyak 123 juga dari jalur honorer K2.
Sedangkan di Kota Malang digelar di GOR Ken Arok dengan jumlah peserta sebanyak 3.399 orang yang berasal dari jalur umum dan jalur honorer K2.(*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.