New Delhi (Antara/Reuters) - Sebuah kereta-api menabrak mati sedikitnya 34 orang yang melintasi rel di India timur, Senin, kata sejumlah pejabat dan media.
Insiden itu menyulut protes para penumpang yang memukuli masinis hingga tak sadar, menyerang staf lain KA dan membakar sebuah gerbong, kata mereka.
Juru bicara perkeretaapian Anil Saxena mengatakan, beberapa dari mereka yang tertabrak adalah peziarah Hindu yang baru turun dari dua KA di stasiun Dhamara, 180 kilometer sebelah timur Patna, ibu kota negara bagian Bihar.
Laporan-laporan menyebutkan bahwa puluhan orang cedera dalam insiden itu.
"Para penumpang turun dari kereta-api, menginjakkan kaki di rel dan bergerak di jalur KA tersebut. Pada saat itu lah mereka ditabrak," kata Arunendra Kumar, Kepala Badan Perkeretaapian, pada jumpa pers.
Rata-rata sekitar 40 orang tewas setiap hari di jaringan perkeretaapian India yang luas namun usang.
Banyak dari korban adalah penghuni kawasan kumuh yang tinggal di dekat rel KA dan menggunakannya sebagai toilet terbuka. Sejumlah penumpang juga jatuh akibat penuh-sesaknya kereta komuter. (*)
Editor : Masuki M. Astro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.