Bojonegoro (Antara Jatim) - Palang Merah Indonesia (PMI) Kabupaten Bojonegoro, Jatim, mengusulkan pengadaan sebuah mobil unit donor darah yang berfungsi untuk melaksanakan donor darah dengan cara berpindah-pindah kepada Komisi C DPRD. "Kami mengusulkan pengadaan mobil unit darah Desember 2012 lalu. Tapi sampai saat ini masih belum ada kejelasan disetujui atau tidak," kata Humas PMI Kabupaten Bojonegoro Ali Syafa'at, Sabtu. Ia menjelaskan alasan pengadaan mobil unit darah sebagai usaha untuk menggelar donor darah dengan cara langsung mendatangi pendonor baik di perkotaan, juga wilayah kecamatan yang jarang digelar donor darah. "Banyak masyarakat yang ingin mengikuti donor darah, tapi tidak paham harus kemana," katanya, menegaskan. Ia optimistis perolehan darah kemungkinan akan semakin bertambah dengan adanya mobil unit darah. Dari hasil donor darah bekerja sama dengan Perhimpunan Donor Darah Indonesia (PPDI) selama Puasa Ramadhan mampu memperoleh berkisar 17-23 kantong/hari. Pelaksanaan donor darah, katanya, dilakukan langsung mendatangi pendonor dengan membuka posko donor darah di tepi jalan raya, seperti di depan Masjid Agung Darussalam usai Sholat Tarawih. "Perolehan darah kalau hanya mengandalkan pendonor datang ke PMI rata-rata hanya sekitar sembilan kantong/hari. Padahal kebutuhan darah rata-rata mencapai 50 kantong/hari," jelasnya. Sesuai data di PMI setempat, kebutuhan darah di daerah setempat untuk melayani sejumlah rumah sakit (RS) antara lain, RS Sosodoro Djatikoesoemo, RS Aisyiyah, RS Muna Anggita dan RS lainnya mencapai 1.500 kantong/bulan. Namun, perolehan darah baik dari pendonor tetap, pendonor keluarga juga yang lainnya hanya sekitar 800 kantong/bulan, sehingga kekurangannya harus mendatangkan darah dari luar daerah, seperti Surabaya dan Magetan. "Kami menggelar donor darah dengan berpindah-pindah ini sebagai usaha mengatasi kebutuhan darah selama Puasa Ramadhan, sebab daerah lainnya biasanya juga kekurangan darah," jelas Ali. Ketua Pelaksana Harian PDDI Bojonegoro Qohar Machmudi membenarkan keberadaan mobil unit darah sangat dibutuhkan untuk membantu pelaksanaan donor darah di masyarakat. "Kami akan mendesak DPRD secepatnya menyetujui pengadaan mobil unit darah, sebagai usaha mengatasi kekurangan darah," ujarnya. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026