Pacitan (Antara Jatim) - Sedikitnya 15 calon haji (calhaj) di Kabupaten Pacitan, Jawa Timur dipastikan batal berangkat ke Tanah Suci karena imbas pembatasan kuota yang diberlakukan Pemerintah Arab Saudi selama masa renovasi Masjidilharam di Makkah. "Ada pengurangan kuota secara nasional, menyusul adanya keputusan pembatasan jamaah haji oleh Pemerintah Arab Saudi, selama dilakukannya renovasi besar-besaran Masjidil Haram," terang Kepala Seksi Haji dan Umrah Kantor Kementerian Agama (Kemenag) Kabupaten Pacitan, Siti Aisyiah, Selasa. Ke-15 calon haji yang batal berangkat pada tahun 2013 merupakan pendaftar urutan terakhir, namun mereka dipastikan mendapat prioritas keberangkatan pada tahun berikutnya, 2014. Perumahan komposisi urutan serta pembatasan kuota jamaah dari Pemerintah Arab Saudi hingga beberapa tahun ke depan dipastikan juga mempengaruhi jadwal sebagian calhaj yang sudah terdaftar pada tahun-tahun berikutnya. Siti Aisyiah menjelaskan total 20 persen pengurangan jatah secara internasional sesuai kesepakatan negara Organisasi Konferensi Islam (OKI), sehingga Indonesia mengalami pengurangan kuota per tahunnya sekitar 42.200 orang/calhaj. (*)


Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026