Oleh Munawar Saman Makyanie
Kairo (Antara) - Kementerian Kesehatan Mesir pada Senin secara resmi melaporkan korban tewas meningkat menjadi 42 orang dan 322 orang terluka akibat bentrokan antara tentara dan Ikhwanul Muslimin di Garda Republik, tempat presiden terguling Mohamed Moursi ditahan.
Para korban tewas dan terluka itu kini mendapat perawatan darurat di beberapa rumah sakit Kairo, seperti Rumah Sakit Rabiah Adawiyah, RS Taamin Al Sihhi dan RS Moqawolun, kata Kepala Satuan Ambulans Kementerian Kesehatan, Mohamed Soltan.
Seorang perwira tentara juga dilaporkan tewas dalam bentrokan tersebut.
Bentrokan tersebut terjadi di Garda Republik pada Senin pagi usai shalat subuh antara pengunjuk rasa pendukung Moursi dan tentara yang mengawal tempat Moursi ditahan tersebut.
Letak Garda Republik sekitar tiga kilometer dari Bundaran Masjid Rabiah Adawiyah, tempat konsentrasi massa Ikhwanul Muslimin pendukung Moursi. (*)
Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.