Surabaya (Antara Jatim) - Perusahaan penyedia jasa internet PT Rahajasa Media Internet (Radnet) mengirimkan 55 unit Mobil Pusat Layanan Internet Kecamatan (MPLIK) ke Provinsi Nangroe Aceh Darussalam dengan menggunakan kapal perang TNI AL KRI Surabaya-591. Acara pelepasan yang berlangsung di Dermaga Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim), Surabaya, Selasa itu dilakukan oleh Pimpinan Cabang Radnet Surabaya Mohammad Noor Al Azam. Ia menjelaskan bahwa pengiriman itu merupakan tahap pertama dari total 105 unit MPLIK yang rencananya akan didistribusikan ke seluruh wilayah Aceh pada tahun ini. "Dengan pemberangkatan tahap pertama ini ditargetkan operasional MPLIK di Propinsi Aceh dapat terealisasi pada Juli mendatang," kata Azam di sela-sela acara pelepasan KRI Surabaya yang dikomandani oleh Letkol Laut (P) Rizki Hariastoto. Ia menjelaskan MPLIK adalah rangkaian program Kewajiban Pelayanan Universal atau Universal Service Obligation (KPU/USO) untuk mempercepat pemerataan akses telekomunikasi dan informasi di daerah tertinggal, terpencil, perbatasan, dan tidak layak secara ekonomi. Program ini juga bertujuan mengurangi kesenjangan digital serta meningkatkan pemerataan terhadap akses informasi sesuai visi Kementerian Komunikasi dan Informatika. "Keberangkatan armada MPLIK hari ini adalah bagian dari proyek KPU/USO dalam program menyebarluaskan internet ke seluruh tanah air," tambahnya. Azam berharap pengadaan fasilitas internet berupa MPLIK di wilayah Provinsi Aceh dapat memberikan dampak positif dan manfaat bagi masyarakat setempat. Sebelum Aceh, lanjut Azam, Radnet telah mengoperasikan MPLIK di Propinsi Maluku dan Maluku Utara. Pihaknya berharap dalam empat tahun ke depan, seluruh armada sejumlah 170 unit MPLIK di tiga provinsi itu dapat beroperasi secara optimal. Terkait penetrasi internet di Indonesia, Ketua Pengurus Wilayah Asosiasi Penyedia Jasa Internet Indonesia (APJII) itu, mengatakan hingga akhir 2013 diproyeksikan 80 juta pengguna, dari sebelumnya sekitar 63 juta pengguna. (*)


Editor : Edy M Yakub
COPYRIGHT © ANTARA 2026