Surabaya (Antara Jatim) - Ketua Komisi B DPRD Surabaya M. Machmud menyatakan calon Dirut Perusahaan Daerah (PD) Kebun Binatang Surabaya segera akan diumumkan wali kota Surabaya sehingga bisa melakukan orientasi dan mengambil langkah-langkah dem perbaikan pengelolaan KBS. "Saya sendiri sudah dengar. Dirutnya sudah ada tinggal menunggu waktu," kata M. Machmud di Surabaya, Jumat. Menurut dia, calon dirut tersebut telah teruji pengalamannya dalam bidang pemeliharaan satwa. "Usianya mumpuni dan asli warga Surabaya. Tentunya dia juga sudah pernah ke KBS berkali-kali," katanya. Politisi Partai Demokrat ini mengatakan calon dirut tersebut sudah membuat desain tentang penataan KBS yang lebih baik. Saat ditanya detail namanya, M. Machmud mengatakan belum saatnya memberitahukan. "Biar nanti wali kota saja yang mengumumkan," katanya. Soal keinginan dari pengurus harian KBS saat ini agar para direktur PD KBS yang telah ditunjuk Wali Kota Surabaya bisa melakukan orientasi awal dengan betugas di KBS, Machmud mengatakan bahwa peralihan dari pengurus KBS yang ada saat ini dengan pengurus baru harus ada izin dari Kementerian Kehutanan. Selain itu, Machmud meminta kepada pengurus KBS yang ada saat ini agar tidak sering-sering melakukan pemindahan satwa ke tempat lain. Apalagi ada rencana dalam waktu dekat ini akan ada pemindahan satwa ke kebun binatang lainnya dengan pertimbangan over populasi. "Kami berharap jangan dulu, lebih baik menunggu pengurus yang baru," katanya. Sebelumnya, Ketua Harian Tim Pengelolaan Sementara (TPS) KBS Toni Semampau pihaknya menunggu proses pengelolaan KBS oleh pengurus baru. "Tentunya, kami berharap harus lebih profesional. Selama ini, saya belum pernah ketemu dengan calon-calon direktur yang ditunjuk wali kota," katanya. Untuk itu, lanjut dia, pihaknya berharap para direktur tersebut bisa melakukan orientasi awal di KBS. "Saya belum bisa menilai apakah calon direktur saat ini sudah profesional apa belum. Justru saya ingin ketemu dulu dengan mereka," ujarnya. Sementara itu, pengamat satwa KBS Singky Soewadji mengatakan pihaknya berharap status KBS ke depan pada saat dikelola Pemkot Surabaya akan menjadi jelas. "Meski saat ini BUMD-nya belum terbentuk karena belum ada izin dari Kementerian Kehutanan, tapi KBS berjalan dengan baik. Kami berharap direktur yang sudah dibentuk segera bertugas di KBS," katanya. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026