Oleh Budi Setiawanto Sanur, Bali (Antara) - Sekretaris Jenderal DPP Partai Demokrat Edhie Baskoro membuka Kongres Luar Biasa (KLB) Partai Demokrat di Sanur, Bali, Sabtu. Ibas, panggilan akrab putra bungsu Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono yang juga Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat itu, menandai pembukaan KLB dengan pemukulan gong didampingi Sekretaris Dewan Pembina Jero Wacik, Wakil Ketua Umum Max Sopacua, dan salah satu Ketua Partai Demokrat Roy Suryo yang juga Menteri Pemuda dan Olahraga. Pembukaan KLB Partai Demokrat tanpa dihadiri Susilo Bambang Yudhoyono dan Ibu Ani Yudhoyono meskipun mereka sudah berada di Hotel Inna Bali Beach, tempat penyelenggaraan KLB itu, beberapa jam sebelum pembukaan KLB dimulai pukul 14.00 Wita. Saat pembawa acara mempersilakan Max Sopacua selaku Ketua Panitia menyampaikan laporan penyelenggaraaan KLB, Max ternyata belum hadir di ruangan sehingga tak ada laporan dari Ketua Panitia Penyelenggara. Lantaran Max tak kunjung naik podium, pembawa acara kemudian melanjutkan acara dengan mempersilakan Ibas menyampaikan sambutan sekaligus membuka KLB. Ibas saat menyampaikan sambutan mengakui bahwa elektabilitas Partai Demokrat akhir-akhir ini menurun berdasarkan berbagai lembaga survei akibat berbagai masalah di Partai Demokrat antara lain sejumlah kader partai yang tersangkut masalah hukum dan persoalan lain. Perbaikan segera, katanya, telah diupayakan oleh Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Dewan Pembina dan Ketua Majelis Tinggi dengan melakukan berbagai penyelamatan partai. (*)


Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026