Gresik (Antara Jatim) - Kesebelasan Persegres Gresik United akan menerapkan permainan bola-bola pendek saat menghadapi tuan rumah Persib Bandung pada lanjutan kompetisi Liga Super Indonesia di Stadion Siliwangi, Bandung, Sabtu (30/3). Asisten Pelatih Persegres, Khusaeri, Jumat mengatakan permainan bola pendek sempat diterapkan ketika melawan tuan rumah Persita Tangerang dan berhasil membendung serangan sehingga timnya memperoleh hasil imbang 2-2. "Bola-bola pendek tetap kami gunakan untuk menusuk pertahanan lawan. Selain itu, akan dikombinasikan dengan umpan silang dari sayap untuk mengancam gawang lawan," katanya. Ia berharap strategi itu mampu menandingi permainan tuan rumah dan bisa membawa hasil maksimal bagi tim berjuluk "Laskar Joko Samudro". Manajer Tim Persegres Thoriq Majiddanor atau yang akrab disapa Jiddan menargetkan timnya bisa meraih poin sempurna tiga angka di kandang Persib. Alasannya, tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Gresik itu telah banyak kehilangan poin ketika bertanding di kandang sendiri, yakni kalah berturut-turut dari Pelita Bandung Raya, Sriwijaya FC dan Arema Cronous. "Kami sudah banyak kehilangan poin di kandang sendiri, dan untuk menggantinya kami harus mengambilnya di kandang Persib, oleh karena itu kami mematok poin sempurna tiga angka," katanya. Kepercayaan mengambil poin itu diakui Jiddan karena melihat hasil laga sebelumnya melawan tuan rumah Persita Tangerang yang sempat unggul 2-1, namun akhirnya berakhir imbang 2-2. "Kepercayaan kami lagi menanjak, seiring keberhasilan Persegres menahan imbang 2-2 tuan rumah Persita Tangerang di laga away terakhir," katanya. Saat melawan Persib, Persegres GU tidak diperkuat tiga pemain pilarnya yang absen akibat akumulasi kartu, masing-masing adalah April Hadi, Supandi, dan Agus Indra. (*)


Editor : Didik Kusbiantoro
COPYRIGHT © ANTARA 2026