Moskow (ANTARA) - Amerika Serikat telah mengesampingkan Israel dari perundingan mengenai Iran, sehingga Israel hanya memiliki akses terbatas terhadap informasi, menurut The New York Times, Sabtu, mengutip pejabat Israel yang tidak disebutkan namanya.

Karena kurang mendapat informasi dari sekutu terdekatnya, warga Israel terpaksa mengumpulkan informasi apa pun yang bisa mereka dapat soal pembicaraan antara Amerika Serikat dan Iran melalui kontak mereka dengan para pemimpin dan diplomat regional, serta melalui kegiatan pengintaian mereka sendiri di Iran, demikian dilaporkan surat kabar tersebut.

Para pejabat AS, yang mengetahui pandangan Presiden AS Donald Trump, mengatakan kepada surat kabar tersebut bahwa Trump memang menganggap kepala otoritas Israel Benjamin Netanyahu sebagai sekutu militer, tetapi bukan sebagai mitra dekat dalam negosiasi.

AS dan Israel mulai melancarkan serangan terhadap sejumlah sasaran di Iran pada akhir Februari lalu hingga mengakibatkan kerusakan dan korban sipil. Iran pun membalas dengan menyerang wilayah Israel dan fasilitas militer AS di Timur Tengah.

Kemudian, pada 7 April, Washington dan Teheran mengumumkan gencatan senjata dan dilanjutkan pembicaraan di Islamabad yang berakhir tanpa hasil pasti.

Sumber: Sputnik/RIA Novosti



Pewarta: Fransiska Ninditya
Editor : Vicki Febrianto
COPYRIGHT © ANTARA 2026