Gresik (AntaraJatim) - Kesebelasan Arema Indonesia mewaspadai tiga pilar Persegres Gresik United, yakni Aldo Baretto, Gustavo Chena dan Matsunaga dalam laga kedua tim yang akan berlangsung di Stadion Tridharma, Kabupaten Gresik, Jawa Timur, Kamis (7/3).
Palatih Arema Indonesia, Rachmad Dharmawan, Rabu mengatakan, ketiga pilar itu merupakan motor serangan tim kebanggaan masyarakat Kabupaten Gresik, sehingga perlu diwaspadai setiap gerakannya.
Meski demikian, mantan pelatih Timnas U-23 ini mengaku, seluruh pemain Persegres sangat bagus dan perlu diwaspadai dengan cara bermain secara konsisten, disiplin serta maksimal.
"Kita akan instruksikan kepada semua pemain supaya jangan lengah, dan tetap konsentrasi, sebab kita melihat Persegres secara utuh, sehingga semua pemain perlu diwaspadai," katanya.
Rahmad mengaku, dirinya tidak melihat Persegres yang kini tidak mempunyai pelatih kepala, namun melihat secara utuh jika pemainnya tetap sangat berbahaya bila pemain lawan lengah.
Terkait target, Rachmad menjelaskan, bila pemainnya bisa bermain secara maksimal dan konsisten, tidak mustahil akan mampu meraih kemenangan.
Sementara Asisten Pelatih Persegres, Khusairi mengaku sudah menyiapkan strategi khusus menghadapi Arema agar mampu meraih poin maksimal di kandang.
"Soal strategi saya sudah siapkan, tetapi tetap kami rahasiakan dan kita lihat besok saja dalam pertandingannya," katanya.
Dalam sesi latihan terakhir yang digelar Persegres, Rabu pagi, sempat terjadi insiden perkelahian antara pemain asing asal Argentina, Gustavo Chena dan pemain asing asal Jepang, Shohei Matsunaga.
Khusairi mengaku tidak tahu persis penyebabnya, namun awalnya dia mengira hanya bercanda. "Sepertinya urusan pribadi mereka," katanya.
Dalam insiden itu, kedua pemain melakukan aksi saling pukul, namun tidak sampai mempengaruhi keutuhan tim dalam berlatih.
"Masalah insiden itu sudah selesai, dan telah saya damaikan, mereka sudah saling memaafkan dan berpelukan. Semoga tidak merembet ke pertandingan besok," katanya.(*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.