Malang - Tim basket asal Kota Malang Bimasakti Nikko Steel memasang target sapu bersih enam laga Seri III Speedy NBL Indonesia di GOR Bimasakti Malang yang berlangsung Sabtu hingga 24 Februari 2013. "Sebagai tuan rumah tentunya kami tidak ingin mengecewakan pencinta basket di Malang. Bermain di kandang sendiri tentu akan menjadi motivasi tersendiri bagi kami, bahkan setiap pertandingan kami anggap sebagai final," kata pemain Bimasakti Nikko Steel Bima Rizky Ardiansyah di Malang, Sabtu. Tim yang diarsiteki pelatih berkebangsaan Amerika Serikat, William F. McCammon itu bakal mengawali debutnya di GOR Bimasakti melawan Pacific Caesar Sabtu (16/2). Ia menegaskan bahwa Pacific harus menjadi korban pertama sebelum menjalani lima laga berikutnya. Kemenangan atas Pacific terbut bukan saja sebagai realisasi pertama misi sapu bersih ketika bermain di kandang, melainkan juga revans atas dua kekalahan Bimasaksti sebelumnya dari Pacific. Ketika bertanding di ajang preseason NBL dan Seri I di Bandung, Bimassakti harus mengakui ketangguhan Pacific, masing-masing dengan skor 46-43 (preseason) dan 69-62 (Seri I). Lebih lanjut dia mengatakan bahwa timnya optimistis akan mampu menundukkan Pacific. Selain persiapan yang lebih matang menyongsong Seri III, dukungan suporter di GOR Bimasakti juga akan menyemangati timnya. Sementara itu, calon lawan Bimasakti di ajang pembuka Speedy NBL di Malang juga bertekad menyapu bersih seluruh pertandingan yang dilakoninya, termasuk mengalahkan tuan rumah, Bimasakti. "Kami yakin mampu menundukkan Bimasakti meski bermain di kandang tim asal Malang itu. Apalagi, kami juga sudah merasa cocok dengan pelatih baru kami, yakni Eddy Santoso yang sebelumnya juga melatih Bimasakti," kata Airlangga Sabara, pemain Pacific Caesar. Baik Bimasakti maupun Pacific Caesar, saat ini masih belum aman berada di zona delapan besar sehingga harus mencari poin tambahan guna memuluskan langkah menembus Championship Series.(*)


Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026