Gresik - Pemerintah Kabupaten Gresik menyerahkan bantuan empat unit mobil ambulans kepada empat rumah sakit swasta di wilayah itu guna meningkatkan layanan serta upaya pemerataan layanan kesehatan.
Bupati Gresik, Sambari Halim Radianto, Senin, mengatakan, bantuan mobil ambulan merupakan bagian dari tanggap darurat bencana di wilayah Gresik dari pemkab, sehingga akan mempermudah menolong korban bencana.
Pengadaan ambulans, juga sebagai pemerataan program peningkatan kesehatan masyarakat, sehingga diharapkan bisa memudahkan akses rumah sakit swasta dan klinik kesehatan dalam pelayanan kesehatan masyarakat.
Sambari mengatakan, empat ambulans dengan jenis Daihatsu Grand Max itu diserahkan kepada Rumah Sakit Muhammadiyah Gresik, Klinik Mubarot Hasyimiyah Manyar, PKU Muhammadiyah Dukun dan Balai Pengobatan Islam NU Bawean.
"Kita harapkan bantuan yang diambil dari dana APBD Gresik ini bisa memudahkan akses rumah sakit swasta dan klinik kesehatan di daerah dalam pelayanan kesehatan masyarakat," katanya.
Sementara itu Pemkab juga akan menyalurkan bantuan dari PT Semen Indonesia berupa 2.000 paket sembako, 20.000 karung plastik serta ratusan bantuan kebutuhan untuk meringankan korban bencana banjir tahun 2013.
"Dalam waktu bersamaan, hari ini pemkab juga menerima bantuan dari PT Semen Indonesia, dan akan kita salurkan kepada yang butuh sebagai bantuan tanggap darurat bencana," kata Sambari.
Kepala Departemen Pengelolaan Sosial dan Lingkungan PT Semen Indonesia, Faf Adi Samsul mengatakan, pemberian bantuan tanggap darurat kepada pemkab yang akan diteruskan kepada korban bencana banjir ini adalah bantuan PT Semen Indonesia yang berasal dari dana Corporate Sosial Responbility (CSR).
"PT Semen Indonesia juga siap membantu beberapa warga Gresik yang ada di lingkungan perusahaan, dan bantuan itu juga diambil dari "Corporate Sosial Responbility"," katanya.
Selain itu, PT Semen Indonesia juga siap membantu Pemkab Gresik dalam hal penyaluran program bantuan untuk Usaha Kecil Menengah (UKM).
"Sampai saat ini kita masih menunggu permohonan dari pemkab terkait bantuan untuk UKM," katanya.
Adi menegaskan, PT Semen Indonesia yang sebelumnya bernama PT Semen Gresik akan selalu konsisten dalam program pemberdayaan UKM, sebab pihaknya juga meluncurkan beberapa program yang terkait UKM.
"Yang terpenting, sampai kini kita tetap tunggu permintaan permohonan bantuan dari Pemkab Gresik dalam program pemberdayaan UKM," katanya.(*)
Editor : Slamet Hadi Purnomo
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.