Jakarta - Sebanyak 175 prajurit TNI siap memperkuat misi perdamaian Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB) di wilayah Kongo, Afrika. Prajurit TNI yang tergabung dalam Satuan Tugas Kompi Zeni TNI Kontingen Garuda XX-J/MONUSCO (Mission de I'Organisation de Republic des Nation Unies Pour la Stabilisation en Republique Democratique du Congo) itu dilepas oleh Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono melalui upacara militer di Plaza Mabes TNI Cilangkap, Jakarta Timur, Jumat. Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono, mengatakan, tugas yang diemban oleh prajurit sangat sarat dengan misi-misi kebangsaan, baik aspek politik, diplomasi maupun budaya yang bersentuhan langsung dengan komunitas internasional. Hal itu, lanjut dia, mengandung makna bahwa prajurit mengemban tugas untuk menjaga kehormatan bangsa dan negara. Karena itu, prajurit harus dapat melaksanakan tugas dengan penuh semangat, dedikasi dan loyalitas, serta tetap memperhatikan faktor keamanan dan kewaspadaan terhadap setiap perkembangan situasi di wilayah penugasan. "Besarnya komitmen Indonesia pada misi perdamaian dunia, sebagai bagian dari politik luar negeri, ditetapkan oleh Presiden melalui Peraturan Presiden Republik Indonesia nomor 85 tahun 2011, yang mengamanatkan tim koordinasi misi pemeliharaan perdamaian dunia untuk melakukan perencanaan, penyiapan kajian komprehensif, merumuskan posisi dan strategi, serta mengevaluasi partisipasi Indonesia pada misi-misi pemeliharaan perdamaian dunia," papar Panglima TNI. Ia mengatakan, secara langsung TNI dituntut untuk senantiasa menyiapkan diri dan meningkatkan kualitas sumber daya yang melingkupi aspek manajerial dan operasional, baik yang terkait profesionalitas prajurit di bidang keterampilan dan sikap keprajuritan, maupun kapasitas serta kapabilitas satuan dalam menyiapkan satuan tugas TNI. "Hal ini dedikasikan dalam rangka mendukung peran internasional Indonesia di dalam memainkan peran kolaborasi hard power dan soft power pada misi perdamaian dunia," ujar Agus. Satgas Kompi Zeni (Kizi) TNI Konga XX-J/MONUSCO terdiri dari 151 TNI Angkatan Darat (AD), 19 orang TNI Angkatan Laut (AL), dan lima orang TNI Angkatan Udara (AU) yang dipimpin oleh Letkol Czi Irfan Siddiq selaku Komandan Satgas (Dansatgas). Irfan Siddiq merupakan abituren Akademi Militer tahun 1995 dan kesehariannya menjabat sebagai Komandan Batalyon Zipur 9/1 Kostrad. (*)


Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026