Surabaya - Laksamana Madya TNI Dr Marsetio MM resmi menjabat Kepala Staf Angkatan Laut, setelah menerima tongkat estafet kepemimpinan dari pendahulunya Laksamana TNI Soeparno yang memimpin sejak 10 September 2010.
Upacara serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Laut (KSAL) berlangsung di Dermaga Komando Armada RI Kawasan Timur (Koarmatim), Ujung, Surabaya, Kamis, dengan dipimpin Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono.
Sebelumnya pada 17 Desember 2012 di Istana Negara Jakarta, Laksdya Marsetio yang mantan Wakil KSAL telah dilantik sebagai pimpinan tertinggi TNI AL oleh Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono.
Kemudian pada Rabu (26/12), Laksamana TNI Soeparno dan calon penggantinya Laksdya TNI Marsetio melakukan "Admiral Inspection" atau inspeksi kapal perang di Dermaga Koarmatim, sebagai tradisi di lingkungan TNI AL sebelum pergantian kepemimpinan.
Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono dalam amanatnya mengatakan, pergantian jabatan bukan sekadar ganti personel, tetapi terkandung dinamika untuk menjadikan organisasi menjadi lebih baik lagi.
"Tantangan yang akan dihadapi TNI AL ke depan akan semakin berat dan komplek, sehingga harus menjadi fokus perhatian dalam pelaksanaan tugas-tugas," katanya.
Menurut Agus Suhartono, dinamika lingkungan strategis yang tidak bisa diprediksi dan isu-isu global merupakan tantangan yang harus dihadapi TNI AL, terutama terkait situasi di Laut China Selatan akhir-akhir ini yang sangat berpengaruh terhadap perkembangan keamanan maritim di kawasan global dan regional.
Selepas prosesi pelantikan, dilanjutkan atraksi beladiri ala militer yang diperagakan prajurit Marinir dan diakhiri defile pasukan dari berbagai unsur kesatuan TNI AL.
Sedikitnya 1.500 prajurit Korps Marinir terlibat sebagai pasukan upacara dan demo beladiri militer dalam upacara serah terima jabatan Kepala Staf Angkatan Laut dari Laksamana TNI Soeparno kepada Laksamana Madya TNI Dr. Marsetio M.M di dermaga Koarmatim itu.
Selain melibatkan 1.500 prajuritnya, beberapa material tempur milik Korps Baret Ungu itu juga dilibatkan dalam upacara parade dan defile Sertijab Kasal yang dipimpin oleh Panglima TNI Laksamana TNI Agus Suhartono SE, di antaranya dua unit Tank PT 76, dua unit BMP 3F, dua unit BTR 50P, dua unit AMX 10 P, dua unit AMX 10 PAC, dua unit KAPA K.61, dua unit BVP-2, dua pucuk Howitzer 105 mm, dua pucuk Meriam 57 mm dan dua unit Roket Multi Laras RM 70 Grad. (*)
Editor : FAROCHA
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.