Nganjuk - Sekretaris Daerah Provinsi Jatim Rasiyo memantau persiapan pemilihan kepala daerah (Pilkada) Kabupaten Nganjuk yang dijadwalkan berlangsung 12 Desember 2012.
"Kami minta agar diawasi betul jangan sampai ada gangguan. Kami berharap saat pilkada berlangsung aman dan lancar," katanya ditemui saat berkunjung ke Mapolres Nganjuk guna memantau persiapan pilkada, Minggu.
Ia mengatakan, pemaparan yang telah diberikan KPU, polisi, maupun dari TNI sudah baik. Seluruh persiapan logistik pilkada juga sudah disiapkan, termasuk untuk pengamanan dari TNI dan polri.
"Dari pemaparan tadi semua titik rawan telah diamakan polisi. Ada dua polisi di TPS, dan kami berharap semua lancar," ucapnya.
Ia juga mengatakan, pilkada di Kabupaten Nganjuk ini termasuk yang kondusif jika dibandingkan dengan dua daerah lain yang juga menyelenggarakan pilkada yaitu Sampang dan Bangkalan.
Namun, ia berharap pengamanan yang dilakukan jangan sampai saat pemberian hak suara, tanggal 12 Desember 2012, melainkan pascapemungutan suara. Proses diawasi saat proses pemberian berita acara, sampai diberikan ke PPS, PPK, dan dikirimkan ke KPU Nganjuk.
Sementara itu, Ketua KPU Kabupaten Nganjuk Juwahir mengatakan saat ini sedang persiapan untuk distribusi logistik untuk pilkada. Sesuai dengan jadwal, distribusi akan dimulai pada Senin (10/12).
"Ada tujuh kendaraan yang disiapkan untuk pengiriman logistik. Setiap kendaraan akan dikawal dua polisi demi pengamanannya dan satu anggota KPU untuk serah terima," kata Juwahir.
Saat ini, logistik pilkada masih disimpan di gedung Korpri Kabupaten Nganjuk. Bangunan itu juga dikawal ketat anggota polisi sampai 24 jam. Penjagaan bukan hanya dilakukan sebelum proses pemberian hak suara, melainkan pascapemberian suara tersebut.
Juwahir juga menyebutkan, untuk logistik yang akan dikirimkan berupa kotak suara dan bilik suara, sementara untuk undangan sudah diberikan ke masing-masing PPS.
Pihaknya berharap, saat waktu pencoblosan nanti bisa berlangsung dengan aman dan lancar.
KPU Kabupaten Nganjuk akan menyelenggarakan pilkada pada 12 Desember 2012. Sebanyak enam pasangan bertarung dalam pilkada tersebut. Mereka adalah pasangan Siti Nurhayati - Sumardi, dan Taufiqurrahman - Abdul Wahid Badrus.
Selanjutnya, pasangan Njono Djojo Astro - Syaiful Anam, Suci Purnomo - KH Djaelani Ishaq, KPH Pied Yudhianto - Basuki, dan Yusmanto - Gatot Nursalim.
Pilkada setempat akan diikuti 890.809 pemilih yang sudah ditetapkan oleh KPU. Mereka akan memberikan hak suaranya di 1.987 tempat pemungutan suara (TPS) pada 20 kecamatan wilayah Kabupaten Nganjuk.(*)
Editor : Chandra Hamdani Noer
COPYRIGHT © ANTARA 2026
Dilarang keras mengambil konten, melakukan crawling atau pengindeksan otomatis untuk AI di situs web ini tanpa izin tertulis dari Kantor Berita ANTARA.