Malang (ANTARA) - Kredit bagi usaha mikro kecil menengah yang dikucurkan oleh Konsultan Keuangan Mitra Bank (KKMB) Bank Indonesia Malang hingga September 2012 mencapai Rp160 miliar. Ketua KKMB Malang Sunardi, Selasa mengakui, kucuran kredit UMKM sebesar Rp160 miliar tersebut masih jauh dari yang ditargetkan selama kurun waktu 2012, yakni sebesar Rp200 miliar. "Kredit UMKM yang disalurkan tahun lalu mencapai Rp163 miliar dan tahun ini paling tidak bisa mencapai Rp170 miliar. Meski tidak memenuhi target Rp200 miliar, harapan kami bisa lebih baik dari tahun lalu," tegasnya. Ia mengakui, pihaknya memegang prinsip kehati-hatian dalam melihat calon debitur yang akan mendapatkan kredit, sebab KKMB tidak ingin ada kredit macet. Karena kehatia-hatian KKMB tersebut, kredit macet UMKM tidak sampai satu persen dari batas maksimal lima persen. Kredit yang disalurkan untuk UMKM tersebut, katanya, sebagian besar digunakan untuk mengembangkan sektor usaha, seperti perdagangan, pertanian, usaha jasa serta lembaga keuangan mikro. Sebenarnya, tutur Sunardi, masih banyak UMKM yang mengajukan permohonan bantuan kredit melalui mediasi KKMB, namun masih belum bisa direalisasikan. Menurut dia, mediasi yang diberikan KKMB pada calon debitur ini tidak hanya membantu untuk bisa mengakses dana dari perbankan saja, tapi juga memberikan pendidikan agar para debitur mengetahui aturan perbankan, sebab masih banyak debitur yang buta dengan istilah perbankan. Selain itu, petugas KKMB juga memberikan pendampingan bagi debitur agar mereka lebih nyaman dalam bertransaksi dengan pihak perbankan serta mengendalikan manajemen usaha yang digelutinya. "Kita upayakan debitur senyaman mungkin dan semudah-mudahnya agar mereka bisa menjalankan usahanya dengan nyaman pula yang nantinya juga berimbas pada tingkat pengembalian kredit," ucapnya. Penyaluran kredit sebesar Rp160 miliar tersebut untuk 642 UMKM yang tersebar di wilayah kerja Kantor Bank Indonesia (KBI) Malang.(*)

Pewarta:

Editor : Chandra Hamdani Noer


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2012