Pemerintah Kota Kediri mengingatkan agar calon Pegawai Pemerintah dengan Perjanjian Kerja (PPPK) yang mengisi formasi tahun 2023 terus berdedikasi dan mempunyai kinerja yang lebih baik.

Kepala BKPSDM Kota Kediri Un Achmad Nurdin mengemukakan, pada 2023 Pemerintah Kota mendapat alokasi 263 formasi dengan rincian 41 orang tenaga teknis, 48 tenaga kesehatan serta 174 tenaga pendidik.

"Ada satu peserta yang lolos tapi tidak melanjutkan, untuk itu penandatanganan PK hari ini diikuti 89 orang dari tenaga teknis dan kesehatan. Untuk besok kegiatan serupa untuk seluruh tenaga pendidik," katanya di Kediri, Rabu.

Pihaknya melakukan penandatanganan perjanjian kerja (PK) dengan calon PPPK di Ruang Soekarno Hatta Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Kediri.

Un Achmad menyampaikan bahwa penandatanganan PK ini merupakan proses akhir sebelum penyerahan Surat Keputusan Pengangkatan PPPK oleh Pj Walikota Kediri. Sesuai rencana, per 1 Mei 2024 sudah sah menjadi PPPK.

"Selamat semuanya, persiapan pemberkasan hampir final. Setelah menjadi PPPK kinerjanya harus ditingkatkan, hubungan dengan atasan dan teman-teman harus tetap terjaga sehingga team work-nya bisa semakin bagus," ujar dia.

Adapun PK PPPK Kota Kediri diberlakukan selama lima tahun. Setiap tahun akan dilakukan evaluasi untuk menilai mereka dengan indikator penilaian yakni kedisiplinan serta kinerja.

Salah seorang PPPK, Yoga, mengaku bersyukur. Pria yang sudah menjadi tenaga honorer sejak tahun 2016 itu mengatakan dirinya melamar pada formasi jabatan fungsional ahli pertama pranata komputer di Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP) Kota Kediri.

Hal senada juga disampaikan PPPK lainnya, Ayu, yang berharap bisa terus meningkatkan kinerja serta mengabdi kepada Pemerintah Kota Kediri.

Pewarta: Asmaul Chusna

Editor : Fiqih Arfani


COPYRIGHT © ANTARA News Jawa Timur 2024